pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home HUKUM & KRIMINAL

Aksi Massa Warnai Pengusutan 2.065 Balepress, Bea Cukai Kalbar Pastikan Kasus Terus Bergulir

30 Juni 2026
in HUKUM & KRIMINAL, Kasus Viral, Kriminalitas, Penegakan Hukum
Aksi Massa Warnai Pengusutan 2.065 Balepress, Bea Cukai Kalbar Pastikan Kasus Terus Bergulir

Screenshot

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Upaya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat mengusut kasus penyitaan 2.065 balepress pakaian bekas impor ilegal mendapat perhatian tak biasa. Di tengah proses pendalaman perkara, puluhan orang mendatangi kantor DJBC Kalbar pada Senin (29/6/2026) malam.

Sekitar 50 orang menggunakan dua truk tiba di kantor DJBC Kalbar sekitar pukul 19.30 WIB. Kedatangan mereka dipicu pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial A yang dimintai keterangan sebagai bagian dari pengembangan kasus penyitaan ribuan balepress tersebut.

Aksi itu berlangsung sekitar satu jam. Setelah A selesai menjalani pemeriksaan dan diperbolehkan pulang, massa membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, membenarkan adanya aksi massa tersebut. Namun ia menegaskan, pemeriksaan terhadap A masih sebatas permintaan keterangan dalam tahap penyelidikan, sehingga tidak ada proses penangkapan maupun penahanan.

“Saudara A kami mintai keterangan dalam rangka pengembangan kasus penyitaan 2.065 balepress yang sebelumnya telah kami ungkap. Saat ini prosesnya masih penyelidikan untuk mengumpulkan dan memperkuat alat bukti,” ujar Budi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Budi, A bukan satu-satunya pihak yang telah dimintai keterangan. Penyidik sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah pihak lain guna menelusuri rantai distribusi dan pihak yang diduga bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Karena masih berada pada tahap penyelidikan, kata dia, sejak awal pihaknya telah memastikan A akan dipulangkan setelah pemeriksaan selesai.

“Beliau memang dipastikan pulang karena perkara ini belum naik ke tahap penyidikan. Kami masih mendalami seluruh fakta dan mengumpulkan alat bukti sebelum menentukan langkah hukum berikutnya,” katanya.

Budi mengakui publik menaruh perhatian besar terhadap perkembangan kasus penyitaan 2.065 balepress yang sempat menjadi sorotan karena belum diikuti penetapan tersangka. Meski demikian, ia memastikan proses hukum tidak berhenti hanya pada penyitaan barang bukti.

Menurutnya, penyidik masih terus bekerja mengurai konstruksi perkara sebelum meningkatkan status penanganan ke tahap penyidikan sesuai ketentuan KUHAP.

“Kasus ini tidak berhenti. Prosesnya terus berjalan sampai seluruh fakta terungkap dan pihak yang bertanggung jawab dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.

Ia juga memastikan aksi massa tidak mengganggu jalannya proses penegakan hukum. Dengan pengamanan aparat kepolisian, situasi tetap berlangsung kondusif tanpa adanya bentrokan maupun kerusakan fasilitas.

“Ini lebih karena keluarga tidak mengetahui adanya pemeriksaan sehingga muncul kekhawatiran. Setelah diberikan penjelasan, situasi kembali kondusif,” jelasnya.

Budi menambahkan, DJBC Kalbar tetap membuka ruang pengawasan dari masyarakat. Menurutnya, perhatian publik justru menjadi dorongan agar setiap penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain perkara balepress, DJBC Kalbar saat ini juga menangani sejumlah kasus kepabeanan lainnya, termasuk perkara rotan dan rokok impor yang telah dinyatakan lengkap (P-21) dan sedang bergulir di persidangan.

“Silakan masyarakat mengawasi kami. Pengawasan publik menjadi penyemangat agar setiap perkara ditangani secara profesional dan tidak ada ruang untuk penyimpangan,” pungkas Budi.

Tags: Bea CukaiKalbarPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Motor Dicuri dari Kebun Kelapa, Pria di Tebas Ditangkap Polisi
HUKUM & KRIMINAL

Motor Dicuri dari Kebun Kelapa, Pria di Tebas Ditangkap Polisi

Konflik Dayak Kualan-Mayayana, Sibarani Desak Tim Pencari Fakta
HUKUM & KRIMINAL

Konflik Dayak Kualan-Mayayana, Sibarani Desak Tim Pencari Fakta

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu
HUKUM & KRIMINAL

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu

Next Post

SiLPA Pontianak Rp138,87 Miliar, Sekda Tegaskan Tak Bisa Dipakai Bebas

SiLPA Pontianak Rp138,87 Miliar, Sekda Tegaskan Tak Bisa Dipakai Bebas

Lamborghini hingga Fortuner Disita, 4 Mobil Barang Bukti Milik Aseng dari Pontianak ke Kejagung

Lamborghini hingga Fortuner Disita, 4 Mobil Barang Bukti Milik Aseng dari Pontianak ke Kejagung

Discussion about this post

Recommended

Api Melalap Ruko di Gajah Mada Pontianak, Evakuasi Warga Sakit Berlangsung Menegangkan

Api Melalap Ruko di Gajah Mada Pontianak, Evakuasi Warga Sakit Berlangsung Menegangkan

Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Tegaskan Kepala Desa Jadi Garda Terdepan Pembangunan

Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Tegaskan Kepala Desa Jadi Garda Terdepan Pembangunan

Pengibaran 1.000 Bendera di Temajuk, Satarudin: Perbatasan Harus Jadi Kebanggaan Bangsa

Pengibaran 1.000 Bendera di Temajuk, Satarudin: Perbatasan Harus Jadi Kebanggaan Bangsa

FORPROV II KORMI Kalbar Resmi Ditutup, Pontianak Juara Umum, Semangat Sportivitas Jadi Sorotan

FORPROV II KORMI Kalbar Resmi Ditutup, Pontianak Juara Umum, Semangat Sportivitas Jadi Sorotan

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kabut Asap Kepung Pontianak, Wali Kota Ajak Warga Salat Istisqa

Motor Dicuri dari Kebun Kelapa, Pria di Tebas Ditangkap Polisi

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pontianak Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Pemprov Kalbar Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Pasar Sungai Duri

Norsan Pastikan Karhutla Kalbar Dipercepat, Ketapang Jadi Prioritas

Trending

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan

by Admin
0

LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bernostalgia saat mengunjungi Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Engkangin...

Warga Serimbu Keluhkan Jalan, Jembatan dan Air Bersih, Gubernur Kalbar Janjikan Tindak Lanjut

Warga Serimbu Keluhkan Jalan, Jembatan dan Air Bersih, Gubernur Kalbar Janjikan Tindak Lanjut

GMD Serimbu Jadi Ruang Warga Sampaikan Kebutuhan Pembangunan

GMD Serimbu Jadi Ruang Warga Sampaikan Kebutuhan Pembangunan

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Kabut Asap Kepung Pontianak, Wali Kota Ajak Warga Salat Istisqa

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com