SINTANG – Nasib nahas menimpa Anwar Sanusi. Mobil Daihatsu Ayla miliknya yang ditinggalkan di lokasi setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Nanga Mau–Sintang, Desa Jaya Sakti, Kecamatan Kayan Hilir, justru menjadi sasaran pencurian dan pengrusakan.
Saat kembali ke lokasi sehari kemudian, korban mendapati sejumlah komponen kendaraan telah hilang. Tak hanya itu, beberapa bagian mobil juga ditemukan dalam kondisi rusak.
Kapolsek Kayan Hilir AKP Nikadelis Dekok membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
“Benar, kami menerima laporan terkait dugaan pencurian dan pengrusakan kendaraan yang sebelumnya mengalami kecelakaan tunggal dan ditinggalkan di lokasi kejadian,” ujar Nikadelis, Rabu (10/6/2026).
Peristiwa bermula saat mobil korban mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Karena tidak lagi dapat digunakan, kendaraan tersebut terpaksa ditinggalkan di lokasi.
Namun ketika korban bersama istrinya kembali pada Senin (8/6/2026) pagi, kondisi mobil sudah berubah. Ban serep, aki, tape recorder, sarung stang, serta spion kanan dan kiri dilaporkan hilang. Selain itu, kaca pintu samping depan sebelah kanan dan kiri juga pecah.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp30 juta.
Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap pelaku. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diminta segera melapor kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil atau merusak barang milik orang lain, meskipun dalam kondisi ditinggalkan. Jika menemukan kendaraan atau barang yang ditinggalkan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegas Kapolsek.
















Discussion about this post