pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Wagub Krisantus Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutla, Seluruh Unsur Diminta Bergerak Cepat

Imbau seluruh unsur penanganan bencana harus berada dalam kondisi siaga penuh

7 Juni 2026
in Kalbar, Kubu Raya, National, News, PEMPROV KALBAR
Wagub Krisantus Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutla, Seluruh Unsur Diminta Bergerak Cepat
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUBU RAYA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meningkat memasuki puncak musim kemarau mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan seluruh unsur penanganan bencana harus berada dalam kondisi siaga penuh agar setiap titik api dapat ditangani sejak dini sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Penegasan tersebut disampaikan Krisantus saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, di Posko Utama Karhutla Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kamis malam (6/8/2026).

Dalam paparannya, Krisantus mengungkapkan bahwa periode Juli hingga Oktober merupakan masa paling rawan terjadinya karhutla di Kalimantan Barat, dengan puncak kerawanan diperkirakan berlangsung sepanjang Agustus. Kondisi tersebut mulai terlihat dari meningkatnya jumlah hotspot di sejumlah daerah, terutama di Kabupaten Ketapang.

“Setiap titik panas harus segera direspons. Jangan sampai api yang masih kecil berkembang menjadi kebakaran besar yang semakin sulit dikendalikan,” tegasnya.

Menurut Krisantus, karakteristik wilayah Kalimantan Barat yang didominasi hutan dan lahan gambut membuat penanganan karhutla memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Api di lahan gambut tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga merambat di bawah tanah sehingga sulit dipadamkan dan berpotensi menimbulkan kabut asap dalam waktu lama.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh unsur Satgas Karhutla memperkuat langkah mitigasi melalui patroli terpadu, pemantauan hotspot secara intensif, deteksi dini, hingga pemadaman cepat di lokasi-lokasi rawan.

Selain mengandalkan personel di lapangan, operasi penanggulangan juga diperkuat melalui dukungan udara agar proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.

Meski berbagai langkah telah dilakukan, Krisantus mengingatkan bahwa cuaca kering yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa pekan ke depan membuat risiko munculnya titik api baru tetap tinggi.

Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat, terutama melalui pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), penambahan armada dan peralatan pemadaman, serta pemenuhan kebutuhan sumber air untuk operasi darurat.

“Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama agar Kalimantan Barat mampu melewati musim kemarau tanpa bencana asap yang meluas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, menegaskan bahwa seluruh daerah harus melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau.

Ia mengingatkan pengalaman Kalimantan Barat pada tahun-tahun sebelumnya yang pernah mengalami karhutla besar hingga menimbulkan korban jiwa. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terulang sehingga setiap peningkatan hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan aksi cepat di lapangan.

“Jangan memberi kesempatan api berkembang. Semua unsur harus bergerak cepat begitu terdeteksi adanya titik panas,” tegas Suharyanto.

BNPB juga menginstruksikan optimalisasi operasi udara melalui water bombing, peningkatan kesiapan armada penerbangan, serta penguatan kapasitas personel agar penanganan kebakaran di kawasan gambut dapat berlangsung lebih efektif.

Berdasarkan laporan BMKG Kalimantan Barat, dalam enam minggu ke depan peluang terbentuknya awan hujan masih sangat rendah sehingga potensi kekeringan diperkirakan terus berlanjut.

Kondisi ini menjadi peringatan bagi seluruh pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui patroli rutin, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap praktik pembakaran lahan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Barat, jajaran TNI dan Polri, Manggala Agni, BMKG, BPBD, serta pimpinan instansi vertikal sebagai bentuk penguatan koordinasi menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.

Melalui kesiapsiagaan yang terintegrasi dan respons cepat seluruh pihak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap potensi karhutla dapat dikendalikan sejak awal sehingga dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

Tags: BNPBKalbarKalimantan baratkarhutlaKebakaran hutan dan lahanKubu RayaPemprov Kalbar
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Satpol PP Kembali Turun Tangan, Puluhan Layangan Disita dari Sejumlah Titik di Pontianak Utara

Satpol PP Kembali Turun Tangan, Puluhan Layangan Disita dari Sejumlah Titik di Pontianak Utara

Belanja Pegawai Dibatasi 30 Persen, Norsan Dorong Solusi Pendanaan PPPK dari Pusat

Belanja Pegawai Dibatasi 30 Persen, Norsan Dorong Solusi Pendanaan PPPK dari Pusat

Nasi Kotak Diduga Jadi Sumber Keracunan, 58 Jemaat Gereja di Pontianak Muntah dan Diare

Nasi Kotak Diduga Jadi Sumber Keracunan, 58 Jemaat Gereja di Pontianak Muntah dan Diare

Discussion about this post

Recommended

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

Yon Parako 466 Pasgat dan Pemkab Kubu Raya Bersihkan Rasau Jaya, Angkut Sampah hingga Normalisasi Selokan

Yon Parako 466 Pasgat dan Pemkab Kubu Raya Bersihkan Rasau Jaya, Angkut Sampah hingga Normalisasi Selokan

FORPROV II KORMI Kalbar Resmi Ditutup, Pontianak Juara Umum, Semangat Sportivitas Jadi Sorotan

FORPROV II KORMI Kalbar Resmi Ditutup, Pontianak Juara Umum, Semangat Sportivitas Jadi Sorotan

Dari Bupati, Wagub hingga Gubernur, Ria Norsan Kawal Terminal Kijing Menjadi Gerbang Global Kalbar

Dari Bupati, Wagub hingga Gubernur, Ria Norsan Kawal Terminal Kijing Menjadi Gerbang Global Kalbar

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com