pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Harisson: Program Spesialis Untan Jadi Langkah Strategis Atasi Kekurangan Dokter di Daerah

Pemprov Kalbar dorong kemandirian tenaga kesehatan dan penguatan riset berbasis potensi lokal

19 Mei 2026
in Kalbar, Kota Pontianak, News, PEMPROV KALBAR
Harisson: Program Spesialis Untan Jadi Langkah Strategis Atasi Kekurangan Dokter di Daerah
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut positif peluncuran Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Program Spesialis serta Program Studi Ilmu Farmasi Program Magister Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Tahun 2026.

Kehadiran dua program studi baru tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.

Peluncuran program studi dilakukan langsung oleh Fauzan bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Tanjungpura, jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar, serta pimpinan dan perwakilan rumah sakit se-Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Harisson menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif menjadi jawaban atas masih terbatasnya tenaga dokter spesialis di Kalbar, khususnya dokter anestesi.

“Kita semakin menyadari bahwa Kalbar harus bergerak maju dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan spesialis. Kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada daerah lain,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tantangan pelayanan kesehatan di Kalbar hingga kini masih cukup besar, terutama terkait distribusi tenaga dokter spesialis yang belum merata hingga wilayah perbatasan, pesisir, dan pedalaman.

Berdasarkan data profil kesehatan Kalbar per Maret 2026, kebutuhan dokter spesialis anestesi di daerah mencapai 115 orang. Namun, saat ini baru tersedia 42 dokter spesialis anestesi atau sekitar 36,42 persen dari kebutuhan ideal.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif sangat dibutuhkan. Dokter anestesi merupakan garda terdepan keselamatan pasien dalam situasi kritis,” jelas Harisson.

Ia berharap program pendidikan spesialis tersebut mampu melahirkan lebih banyak dokter putra-putri daerah yang memahami kondisi Kalimantan Barat dan siap mengabdi di daerahnya sendiri.

“Kita membutuhkan lebih banyak dokter spesialis yang dididik di tanahnya sendiri, memahami kondisi daerahnya sendiri, dan siap mengabdi untuk masyarakatnya sendiri,” katanya.

Tak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, Pemprov Kalbar juga menilai Program Studi Magister Ilmu Farmasi memiliki peran penting dalam mendorong riset dan inovasi berbasis kekayaan alam lokal.

Menurut Harisson, Kalimantan Barat memiliki potensi biodiversitas yang besar dan perlu dikembangkan melalui penelitian ilmiah serta inovasi teknologi farmasi.

“Kalbar memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa. Sudah saatnya perguruan tinggi mengambil peran terdepan dalam membangun kemandirian riset, pengembangan obat berbahan alam, serta teknologi farmasi berbasis bukti ilmiah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalbar mendukung penuh berbagai terobosan strategis yang dilakukan Universitas Tanjungpura dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah.

“Kami percaya investasi terbaik dalam pembangunan bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi membangun kualitas manusianya. Pendidikan dan kesehatan adalah pondasi utama pembangunan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan, mengapresiasi hadirnya dua program studi baru di Fakultas Kedokteran Untan tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan kesehatan daerah.

“Ini langkah besar dan strategis untuk daerah. Persoalan kesehatan kita bukan hanya kekurangan dokter, tetapi juga distribusi tenaga medis yang belum merata,” ujarnya.

Fauzan mengatakan pemerintah pusat saat ini terus mendorong peningkatan jumlah tenaga kesehatan dari putra-putri daerah karena dinilai lebih siap mengabdi dan bertahan di daerah asalnya.

“Kalau dokter berasal dari daerah sendiri, pemerintah daerah tidak akan terus disibukkan dengan persoalan perpindahan tenaga kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga mendorong kolaborasi antarperguruan tinggi di Kalimantan Barat melalui pembentukan konsorsium pendidikan tinggi guna memperkuat riset dan pengabdian masyarakat.

Ia berharap program studi baru tersebut tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan, tetapi juga berkembang menjadi pusat riset dan inovasi di Kalimantan Barat.

“Saya berharap program ini mampu melahirkan tenaga kesehatan yang berkualitas, memperkuat layanan kesehatan daerah, sekaligus menjadi pusat pengembangan riset dan inovasi di Kalbar,” tutupnya.

Tags: Dokter spesialisKalimantan baratKesehatanPemprov KalbarSumber daya manusia
Admin

Admin

Related Posts

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang
News

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah
Kalbar

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat
Kalbar

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

Next Post
Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Ria Norsan Dorong HIPMI Jadi Motor Penggerak Daerah

Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Ria Norsan Dorong HIPMI Jadi Motor Penggerak Daerah

Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Norsan Tegaskan PGD Milik Seluruh Etnis di Kalbar

Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Norsan Tegaskan PGD Milik Seluruh Etnis di Kalbar

Ria Norsan: Pekan Gawai Dayak Tak Sekadar Budaya, Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Ria Norsan: Pekan Gawai Dayak Tak Sekadar Budaya, Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Discussion about this post

Recommended

PRP Didorong Jadi Event Ikon, Disandingkan dengan Hari Jadi Kota Pontianak

PRP Didorong Jadi Event Ikon, Disandingkan dengan Hari Jadi Kota Pontianak

Pemuda Hilang, Motor Ditemukan di Bawah Jembatan Sungai Sambas Kecil

Pemuda Hilang, Motor Ditemukan di Bawah Jembatan Sungai Sambas Kecil

Bali United recruit Milos Krkotic, ex-Montenegro national team players

Hari Bumi 2026, Wagub Kalbar Ajak Jaga Hutan dan Kendalikan Dampak Investasi

Hari Bumi 2026, Wagub Kalbar Ajak Jaga Hutan dan Kendalikan Dampak Investasi

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Festival
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BPJS Budget Travel Buruh Chopper Bike Daring Edi Kamtono Festival kuliner gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat Ketapang Kubu Raya Lontong Sukadana Makanan lokal Malaysia Market Stories May Day National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar Pencurian penghargaan pertumbuhan ekonomi Pontianak PRP rekor muri Ria Norsan Sambas Sanggau Satarudin Sekda Kalbar suku dayak Tenggelam Tim SAR Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak

Kejar Target UCJ 45,58 Persen, Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi

Pemprov Kalbar dan BI Perkuat Ekonomi Syariah, Bidik Adinata Syariah Award 2026

Sekda Harisson Minta RSUD Soedarso Tingkatkan Efisiensi dan Mutu Pelayanan Pasien

Trending

Petugas Kebersihan DLH Pontianak Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Masih Bertugas
PERISTIWA

Petugas Kebersihan DLH Pontianak Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Masih Bertugas

by Admin
0

PONTIANAK – Aktivitas penyapuan jalan di kawasan Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, mendadak heboh setelah...

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com