pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home HUKUM & KRIMINAL

SPARKA–PERISAI Desak Cabut Laporan Polisi dan Bentuk Satgas Konflik Adat PT Mayawana Persada

2 Mei 2026
in HUKUM & KRIMINAL
SPARKA–PERISAI Desak Cabut Laporan Polisi dan Bentuk Satgas Konflik Adat PT Mayawana Persada
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Sentral Perjuangan Rakyat Kalimantan Barat (SPARKA) bersama Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) mendesak pemerintah dan pihak perusahaan segera mencabut laporan kepolisian terhadap masyarakat adat serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) penyelesaian konflik dengan PT Mayawana Persada di Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang.

Hingga saat ini, konflik antara masyarakat adat dan perusahaan perkebunan kayu tersebut belum menemukan titik terang. Proses kriminalisasi terhadap warga masih berjalan, sementara laporan kepolisian belum dicabut dan pembentukan satgas yang telah disepakati juga belum direalisasikan.

Padahal, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada 23 Januari 2026, telah disepakati sejumlah langkah penyelesaian. Di antaranya pembentukan satgas bersama, inventarisasi dan verifikasi lahan sengketa, penghentian sementara aktivitas perusahaan di area konflik, serta perlindungan hak-hak masyarakat adat, termasuk hak atas tanah, mata pencaharian, dan situs adat.

RDP tersebut juga merekomendasikan evaluasi terhadap perizinan, kepatuhan lingkungan, serta dampak sosial dari aktivitas PT Mayawana Persada. Hasil kerja satgas nantinya diharapkan menjadi dasar tindak lanjut oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu, perundingan antara Temenggung Adat Lelayang dan masyarakat dengan pihak PT Mayawana Persada yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Ketapang pada 20 April 2026 di Balai Berkuak juga menghasilkan komitmen penting. Dalam pertemuan tersebut, perusahaan menyatakan kesediaannya untuk mencabut dua laporan kepolisian, yakni:

  • Nomor LP/B/219/VII/2023/SPKT/Polda Kalbar, tertanggal 17 Juli 2023
  • Nomor LP/B/193/VIII/2024/SPKT/Satreskrim/Polres Ketapang, tertanggal 14 Agustus 2024

Perusahaan juga menyepakati penyelesaian melalui mekanisme hukum adat di Kualan Hilir serta berkomitmen mengedepankan musyawarah dalam penyelesaian persoalan ke depan.

Namun demikian, SPARKA dan PERISAI menilai hingga kini berbagai kesepakatan tersebut belum dijalankan secara konkret. Karena itu, mereka mendesak seluruh pihak yang bertanggung jawab—baik pemerintah maupun perusahaan—untuk segera merealisasikan komitmen yang telah dibuat.

“Pencabutan laporan kepolisian dan pembentukan satgas adalah langkah mendesak agar konflik tidak terus berlarut dan hak-hak masyarakat adat dapat segera dipulihkan,” tegas pernyataan SPARKA–PERISAI.

Mereka juga mengapresiasi langkah Komisi II DPRD Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah memfasilitasi dialog antara para pihak. SPARKA dan PERISAI berharap proses penyelesaian konflik dapat segera dituntaskan secara adil, bermartabat, dan menghormati kearifan lokal masyarakat adat.

Kalau mau, saya bisa bantu buatkan versi headline alternatif media nasional atau angle investigatif/feature dari isu ini.

Tags: KalbarKayong UtaraMayawana PersadaPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi
HUKUM & KRIMINAL

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak
HUKUM & KRIMINAL

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak

Bongkar Polisi Tidur Berujung Berdarah, Pria di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi
HUKUM & KRIMINAL

Bongkar Polisi Tidur Berujung Berdarah, Pria di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi

Next Post
Belajar dari Nol, Sarah Bangun Usaha Bibit Organik di Pontianak

Belajar dari Nol, Sarah Bangun Usaha Bibit Organik di Pontianak

BM PAN Konsolidasi di Kalbar, Perkuat Basis Pemuda dan Siapkan Agenda Strategis

BM PAN Konsolidasi di Kalbar, Perkuat Basis Pemuda dan Siapkan Agenda Strategis

Pangan Lokal Kalbar Mendunia, Erlina Gandeng Juara MasterChef di Festival Kuliner Terbesar

Pangan Lokal Kalbar Mendunia, Erlina Gandeng Juara MasterChef di Festival Kuliner Terbesar

Discussion about this post

Recommended

Pangan Lokal Kalbar Mendunia, Erlina Gandeng Juara MasterChef di Festival Kuliner Terbesar

Pangan Lokal Kalbar Mendunia, Erlina Gandeng Juara MasterChef di Festival Kuliner Terbesar

Bongkar Polisi Tidur Berujung Berdarah, Pria di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi

Bongkar Polisi Tidur Berujung Berdarah, Pria di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi

Nike Invented Self-Lacing Sneakers Because the Future Is Now

Gema Membangun Desa Jadi Motor Akselerasi Pembangunan Kalbar dari Pedesaan

Gema Membangun Desa Jadi Motor Akselerasi Pembangunan Kalbar dari Pedesaan

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Festival
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BPJS Budget Travel Buruh Chopper Bike Daring Edi Kamtono Festival kuliner gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat Ketapang Kubu Raya Lontong Sukadana Makanan lokal Malaysia Market Stories May Day National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar Pencurian penghargaan pertumbuhan ekonomi Pontianak PRP rekor muri Ria Norsan Sambas Sanggau Satarudin Sekda Kalbar suku dayak Tenggelam Tim SAR Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak

Kejar Target UCJ 45,58 Persen, Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi

Pemprov Kalbar dan BI Perkuat Ekonomi Syariah, Bidik Adinata Syariah Award 2026

Sekda Harisson Minta RSUD Soedarso Tingkatkan Efisiensi dan Mutu Pelayanan Pasien

Trending

Petugas Kebersihan DLH Pontianak Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Masih Bertugas
PERISTIWA

Petugas Kebersihan DLH Pontianak Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Masih Bertugas

by Admin
0

PONTIANAK – Aktivitas penyapuan jalan di kawasan Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, mendadak heboh setelah...

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi

Cekcok di Kantor Pembiayaan Berujung KDRT, Pria di Sekadau Ditangkap Polisi

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang

PT RIM Tambah 26 Unit Alat Berat, Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal di Ketapang

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Erlina Ria Norsan Ajak Alumni SMAN 4 Pontianak Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

Pemprov Kalbar Genjot Potensi Daerah, Harisson: Jangan Bergantung Dana Pusat

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com