PONTIANAK – Semangat membawa pangan lokal Kalimantan Barat ke panggung dunia semakin digaungkan dalam Kalbar Food Festival ke-7 tahun 2026. Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Dr. Hj. Erlina, S.H., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi dan inovasi menjadi kunci utama agar kuliner daerah mampu bersaing di pasar global.
Festival yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa ke-6 ini mencuri perhatian publik dengan pencapaian spektakuler: penyajian 12.000 porsi lontong khas Sukadana yang berhasil memecahkan rekor dunia.
Bagi Erlina, capaian ini bukan sekadar prestasi, melainkan peluang emas untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Kalbar ke tingkat internasional.
“Ini bukan hanya soal rekor, tapi momentum strategis untuk mengenalkan pangan lokal kita ke dunia,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Erlina menekankan pentingnya peran TP PKK dalam menggerakkan pemanfaatan bahan pangan lokal, dimulai dari lingkup keluarga. Ia mendorong para ibu rumah tangga untuk lebih kreatif mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
“Dari dapur rumah tangga, kita bisa melahirkan produk unggulan yang memiliki daya saing,” katanya.
Daya tarik festival tahun ini semakin kuat dengan kehadiran Juara MasterChef Indonesia Season 13, Stephanie Meyerson. Kehadirannya dinilai mampu menginspirasi pelaku UMKM untuk berinovasi menghadirkan sajian lokal yang modern, higienis, dan menarik.
“Kehadiran Chef Stephanie diharapkan memacu kreativitas masyarakat agar produk lokal kita tidak hanya lezat, tetapi juga mampu bersaing di pasar luas,” tambah Erlina.
Lebih jauh, Erlina yang juga memimpin Dekranasda Kalbar menegaskan pentingnya promosi berkelanjutan agar pangan lokal tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga di kancah global. Ia optimistis, melalui kolaborasi lintas sektor, kuliner khas Kalbar dapat menjadi identitas sekaligus kebanggaan daerah.
Festival ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, pejabat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat yang memadati lokasi acara.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kalbar Food Festival ke-7 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengangkat derajat pangan lokal, menjadikannya tidak hanya tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga pemain di pasar internasional.
















Discussion about this post