PONTIANAK – Usia 64 tahun tidak hanya menjadi penanda perjalanan hidup bagi Bruder Stephanus Paiman, OFM.Cap. Di tengah kesederhanaan perayaan ulang tahunnya, ada satu tekad yang tetap ia pegang yakni terus melayani dan hadir bagi mereka yang membutuhkan.
Semangat itu terasa dalam syukuran Hari Ulang Tahun ke-64 Bruder Stephanus Paiman yang digelar di Sekretariat Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Jalan Purnama, Gang Purnama 9 Nomor 1 B, Kota Pontianak, Senin (28/9/2026).
Perayaan berlangsung sederhana dalam suasana penuh kekeluargaan. Para Bruder, Suster, Pastor, serta pengurus dan relawan FRKP hadir bersama untuk merayakan pertambahan usia sekaligus mensyukuri perjalanan pelayanan Bruder Stephanus.
Rangkaian acara diawali dengan Misa Syukur, kemudian dilanjutkan ramah tamah bersama para undangan.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, turut hadir dalam kesempatan tersebut. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa bagi Bruder Stephanus.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-64 kepada Bruder Stephanus Paiman, OFM.Cap. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kekuatan untuk terus melanjutkan karya pelayanan dan pengabdian bagi gereja dan masyarakat,” ucap Krisantus.
Bagi Krisantus, perjalanan Bruder Stephanus tidak sebatas pelayanan keagamaan. Dedikasinya dalam kegiatan kemanusiaan, pembinaan umat, serta upaya merawat kerukunan telah memberikan warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Barat.
Melalui FRKP, karya-karya kemanusiaan yang dijalankan Bruder Stephanus dan para relawan menyentuh masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Bruder Stephanus adalah sosok yang sangat bersahaja dan menjadi teladan bagi kita semua. Karya-karya kemanusiaan yang dilakukan melalui FRKP telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Barat, tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama,” ungkapnya.
Menurut Krisantus, semangat pelayanan tanpa membedakan latar belakang tersebut sejalan dengan kehidupan sosial Kalimantan Barat yang tumbuh dalam keberagaman.
Ia berharap semangat tersebut terus dipelihara dan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghargai.
Memasuki usia 64 tahun, Krisantus juga mendoakan agar Bruder Stephanus tetap diberikan kesehatan, kebijaksanaan, serta keteguhan dalam menjalankan panggilan pelayanannya.
“Semoga Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah dan karya pelayanan Bruder Stephanus, sehingga terus menjadi berkat bagi banyak orang,” tambahnya.
Usia Bertambah, Pengabdian Berlanjut
Bagi Bruder Stephanus sendiri, bertambahnya usia bukanlah alasan untuk berhenti melayani. Ia memandang usia 64 tahun sebagai anugerah sekaligus kesempatan untuk terus mengabdikan diri kepada Tuhan dan sesama.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan seluruh tamu yang telah hadir dalam perayaan tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur yang sudah meluangkan waktu untuk hadir. Usia 64 tahun ini adalah anugerah Tuhan. Saya hanya meminta didoakan agar tetap sehat dan setia dalam panggilan melayani Tuhan dan sesama, terutama mereka yang membutuhkan,” ucap Bruder Stephanus.
Perayaan ulang tahun tersebut pun menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di tengah suasana sederhana dan penuh keakraban, para tamu kembali diingatkan bahwa pelayanan kemanusiaan tidak selalu membutuhkan panggung besar.
















Discussion about this post