pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Culture

Empat Tahun Perda Smart City, Kelompok Disabilitas Nilai Pontianak Masih Belum Inklusif

25 Juni 2026
in Culture, image, Komunitas, KOMUNITAS DAN FIGUR, Kota Pontianak, Tokoh Lokal
Empat Tahun Perda Smart City, Kelompok Disabilitas Nilai Pontianak Masih Belum Inklusif

Screenshot

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Empat tahun setelah Peraturan Daerah (Perda) Smart City diterapkan, sejumlah kelompok masyarakat sipil dan organisasi penyandang disabilitas menilai implementasi konsep kota cerdas di Pontianak masih jauh dari harapan.

Penilaian itu tertuang dalam Lembar Fakta dan Rekomendasi Kebijakan Perda Smart City Berperspektif Hak Digital yang disusun Koalisi Masyarakat Sipil untuk Hak Digital yang Inklusif dan disampaikan kepada Pemerintah Kota Pontianak dalam sebuah audiensi.

Koalisi menilai terdapat kesenjangan antara semangat regulasi dengan kondisi di lapangan. Program Smart City yang merupakan bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City sejak 2017 dan diperkuat melalui Perda Smart City Kota Pontianak pada 2022 dinilai belum sepenuhnya menghadirkan layanan digital yang inklusif bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas.

Temuan lapangan menunjukkan layanan WiFi gratis di sejumlah ruang publik masih memiliki kualitas koneksi yang rendah dan cakupan yang terbatas.

Selain itu, akses masyarakat terhadap CCTV publik juga belum terbuka sehingga manfaat teknologi tersebut belum dirasakan secara maksimal.

Perwakilan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Kalbar, Dyta, menegaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi penyandang disabilitas bukan terletak pada kemampuan, melainkan minimnya dukungan fasilitas.

“Kami bukan tidak mampu, tetapi infrastrukturnya yang belum mendukung kami untuk berkembang dan berpartisipasi secara optimal,” katanya.

Sorotan juga diarahkan pada perlindungan hak digital. Arini dari West Deaf Community menilai kesadaran mengenai privasi dan perlindungan data pribadi masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan diskriminasi terhadap kelompok rentan.

Sementara itu, Fredy dari Yayasan Pontianak Plus mengkritik minimnya keterlibatan kelompok disabilitas dalam proses penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak boleh berhenti pada seremoni konsultasi, tetapi harus menjadi partisipasi yang bermakna.

“Bagaimana pemerintah memahami kebutuhan kami jika kami tidak dilibatkan secara langsung dalam proses penyusunan kebijakan?” ujarnya.

Ketua PPDI Kota Pontianak, Eko Sumarsono, juga menyoroti pentingnya penerapan standar aksesibilitas digital seperti Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) pada seluruh platform digital pemerintah.

“Teknologi sudah menjadi kebutuhan dasar. Karena itu akses terhadap informasi harus setara bagi semua warga, termasuk teman-teman Tuli dan Netra,” tegasnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan komitmen untuk melakukan pembenahan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Pontianak menyebut situs resminya kini telah dilengkapi fitur pembaca layar untuk penyandang tunanetra. Dukcapil juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden pelayanan yang dinilai kurang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Diskominfo Kota Pontianak mengakui masih banyak pekerjaan rumah dalam mewujudkan layanan digital yang inklusif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyediaan anggaran Juru Bahasa Isyarat (JBI) serta pelatihan komunikasi bagi aparatur yang berinteraksi dengan penyandang disabilitas.

Di sektor pendidikan, Pemkot Pontianak mengaku belum memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri. Namun pemerintah telah menerapkan sistem sekolah inklusi pada jenjang SD dan SMP serta menyediakan program terapi gratis bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melaporkan sejumlah fasilitas kesehatan telah mulai menerapkan layanan yang lebih ramah disabilitas, mulai dari sistem informasi visual hingga pelatihan bahasa isyarat bagi tenaga kesehatan.

Program Manager SAFEnet, Aseanty Pahlevi, menegaskan bahwa pembangunan ruang digital yang inklusif tidak cukup hanya menghadirkan fitur aksesibilitas. Menurutnya, seluruh layanan digital perlu diuji langsung oleh penyandang disabilitas agar benar-benar sesuai kebutuhan pengguna.

Audiensi ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Diskominfo Kota Pontianak dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Hak Digital yang Inklusif sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Smart City yang lebih inklusif, partisipatif, dan menghormati hak digital seluruh warga.

Tags: DisabilitasKalbarPontianakSmart City
Admin

Admin

Related Posts

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah
Kota Pontianak

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan
Kota Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah
Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Next Post
Kades Malek Diserang ODGJ Saat Hendak Membantu, Alami Luka Sabetan Parang

Kades Malek Diserang ODGJ Saat Hendak Membantu, Alami Luka Sabetan Parang

Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme untuk Pulihkan Kualitas Parit

Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme untuk Pulihkan Kualitas Parit

Pekerja Las Tewas, Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Kapal di Dok Pontianak Utara

Pekerja Las Tewas, Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Kapal di Dok Pontianak Utara

Discussion about this post

Recommended

Patroli Balap Liar, 44 Motor Berknalpot Brong Diamankan Polisi di Pontianak

Patroli Balap Liar, 44 Motor Berknalpot Brong Diamankan Polisi di Pontianak

Wagub Kalbar Dorong KADIN Tak Sekadar Jadi Wadah Pengusaha, Tapi Motor Ekonomi Daerah

Wagub Kalbar Dorong KADIN Tak Sekadar Jadi Wadah Pengusaha, Tapi Motor Ekonomi Daerah

Sosek Malindo Tuntaskan Sejumlah Kesepakatan Strategis Kalbar-Sarawak

Sosek Malindo Tuntaskan Sejumlah Kesepakatan Strategis Kalbar-Sarawak

Kriya Kalbar Tembus Pasar Jepang, Ketua Dekranasda Ajak Perajin Kuasai Digital untuk Menembus Dunia

Kriya Kalbar Tembus Pasar Jepang, Ketua Dekranasda Ajak Perajin Kuasai Digital untuk Menembus Dunia

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com