PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memastikan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring selama kondisi kualitas udara belum stabil akibat kabut asap.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keputusan pembelajaran akan terus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kesehatan anak, sekaligus memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.
“Saya memahami kondisi yang sedang dihadapi orang tua. Anak-anak perlu tetap belajar, sementara banyak orang tua juga harus bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Edi, Minggu (20/9/2026).
Menurut Edi, kesehatan anak menjadi perhatian utama di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
“Kita tentu ingin anak-anak belajar dalam kondisi yang aman dan pulang ke rumah dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Karena itu, Edi menegaskan, pembelajaran tatap muka belum akan diberlakukan selama kualitas udara masih belum stabil.
“Jika kualitas udara sudah stabil pada kategori sedang, sekolah dapat kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penyesuaian yang diperlukan. Jika kondisi udara belum stabil, pembelajaran tetap dilakukan secara daring,” jelasnya.
Edi mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar kegiatan belajar anak tetap berjalan sebaik mungkin.
Ia juga memahami perubahan pola belajar membuat orang tua harus menyesuaikan pekerjaan, waktu, hingga urusan rumah.
“Saya tahu situasi seperti ini tidak mudah. Banyak yang harus menyesuaikan pekerjaan, waktu, dan urusan rumah ketika pola belajar anak ikut berubah,” katanya.
Edi menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah menyampaikan keresahan, masukan, serta cerita mengenai kondisi yang mereka hadapi.
“Semua itu menjadi bagian penting bagi Pemerintah Kota dalam mengambil langkah di tengah kondisi yang sedang kita hadapi,” ujarnya.
Ia mengajak orang tua tetap menjaga kesehatan anak dan keluarga di rumah hingga kondisi udara membaik.
“Semoga kondisi segera membaik dan aktivitas kita bisa kembali berjalan seperti biasa,” tukasnya.
















Discussion about this post