PONTIANAK – Regenerasi tinju Kalimantan Barat (Kalbar) mulai menunjukkan hasil. Leonardo Yordan, keponakan petinju nasional Daud Yordan, merebut Golden Belt Akcaya Kalbar setelah menang knockout (KO) atas petinju Thailand, Chakkit Ratchakhot, pada ronde ketiga dalam ajang Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Sabtu (10/10/2026) malam.
Leonardo tampil impresif di hadapan publik sendiri. Duel kelas super lightweight yang dijadwalkan berlangsung enam ronde itu berakhir lebih cepat setelah pukulan kerasnya ke arah badan membuat Chakkit terjatuh pada ronde ketiga. Wasit kemudian menghentikan pertandingan karena petinju Thailand tersebut tak mampu melanjutkan pertarungan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyaksikan langsung kemenangan tersebut sekaligus menyerahkan sabuk juara kepada Leonardo. Ia menyebut keberhasilan petinju muda itu sebagai kebanggaan bagi Kalbar dan bukti potensi atlet daerah untuk bersaing.
“Kalbar kembali berbangga menyambut lahirnya generasi penerus juara dari Bumi Khatulistiwa,” ujar Norsan.
Menurutnya, pemerintah provinsi akan terus mendukung pembinaan olahraga agar semakin banyak atlet daerah mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kalbar.
“Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa potensi atlet muda kita mampu bersaing dan mengukir prestasi yang luar biasa,” katanya.
Di balik kemenangan KO tersebut, Leonardo mengaku sempat gugup menghadapi atmosfer pertandingan yang dihadiri banyak tokoh dan penonton. Meski demikian, ia bersyukur dapat menyelesaikan pertarungan dengan kemenangan.
“Saya grogi di sini, banyak orang hebat. Terima kasih,” kata Leonardo seusai pertandingan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, penggemar, dan semua pihak yang mendukung perjalanan kariernya, termasuk Universitas OSO. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil latihan dan persiapan yang dijalani.
“Terima kasih teman-teman semua atas dukungan dan doa kalian. Ini hasil dari latihan,” tuturnya.
Sebagai keponakan Daud Yordan, Leonardo kini mulai mencatatkan prestasinya sendiri di atas ring. Raihan Golden Belt Akcaya Kalbar diharapkan menjadi modal untuk terus berkembang dan menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Norsan pun berpesan agar Leonardo tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuannya.
“Harapan saya, Leonardo tidak berhenti sampai di sini. Teruslah berlatih, ukir prestasi yang lebih tinggi, dan buktikan bahwa petinju muda Kalbar mampu menjadi juara serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.
















Discussion about this post