pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Sekda Harisson Dorong Bapenda Kabupaten/Kota Maksimalkan Potensi PAD Lewat Strategi dan Inovasi

Pemprov tekankan Kabupaten Kota lebih agresif gali PAD

20 Juli 2026
in Kalbar, Kebijakan, Kota Pontianak, Kubu Raya, News, PEMPROV KALBAR, URBAN / KOTA
Sekda Harisson Dorong Bapenda Kabupaten/Kota Maksimalkan Potensi PAD Lewat Strategi dan Inovasi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., mendorong seluruh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk lebih agresif menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, peningkatan PAD tidak cukup hanya dengan memenuhi target yang telah ditetapkan, tetapi harus diawali dengan keberanian menetapkan target yang lebih tinggi disertai strategi dan inovasi yang tepat.

Hal tersebut disampaikan Harisson saat memberikan materi bertajuk “Strategi Penggalian Potensi dan Optimalisasi Penagihan Pajak Daerah” kepada peserta dari Bapenda kabupaten/kota se-Kalimantan Barat di Ruang Kelas BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, S.STP., M.Si.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat kapasitas aparatur pengelola pendapatan daerah agar mampu merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Dalam paparannya, Harisson menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah daerah bukan sekadar tercapainya target, melainkan sejauh mana daerah berani menetapkan target yang menantang dan mampu mencapainya.

“Kalau target kita terlalu rendah, kemudian realisasinya sedikit di atas target, tentu terlihat bagus di atas kertas. Tetapi yang kita inginkan bukan itu. Kita ingin target yang tinggi sehingga seluruh jajaran benar-benar bekerja keras untuk mencapainya. Dengan begitu, potensi pendapatan daerah bisa digali secara maksimal,” ujarnya.

Menurut Harisson, PAD yang kuat menjadi fondasi utama bagi peningkatan kapasitas fiskal daerah. Semakin besar kemampuan fiskal, semakin luas pula ruang pemerintah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“APBD pada dasarnya harus digunakan sebesar-besarnya untuk menyejahterakan masyarakat. Karena itu, daerah harus memiliki kemampuan fiskal yang kuat agar ruang pembangunan semakin besar,” katanya.

Ia mengakui, pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan berupa tingginya belanja pegawai yang ikut memengaruhi ruang fiskal. Karena itu, daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kita tidak boleh hanya bergantung pada transfer pemerintah pusat. Daerah harus mampu memperkuat sumber pendapatannya sendiri melalui optimalisasi PAD,” tegasnya.

Harisson juga mengajak seluruh aparatur pemerintah mengubah pola pikir birokrasi menjadi lebih inovatif dan produktif. Ia menekankan pentingnya semangat reinventing government, yakni pemerintahan yang bekerja lebih efektif, efisien, namun tetap menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Pemerintah harus bekerja semakin efektif, pengeluarannya efisien, tetapi manfaat dan hasil yang diperoleh masyarakat semakin besar. Cara berpikir seperti ini yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harisson menegaskan bahwa optimalisasi PAD bukan berarti menambah beban masyarakat melalui pungutan baru. Yang harus dilakukan adalah memperbaiki sistem pengelolaan pajak, memperkuat pengawasan, serta memastikan seluruh objek pajak yang telah diatur benar-benar memenuhi kewajibannya.

“Yang kita lakukan bukan menambah beban masyarakat, tetapi menggali potensi yang memang menjadi hak daerah, memperbaiki sistem, memperkuat pengawasan, dan memastikan seluruh objek pajak memenuhi kewajibannya,” jelasnya.

Ia menyebut Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebagai dua sektor yang masih memiliki peluang besar untuk terus dioptimalkan.

“Pendapatan terbesar provinsi berasal dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor dan pajak kendaraan bermotor. Potensi ini masih bisa terus ditingkatkan apabila pengawasannya semakin baik dan kebocoran dapat diminimalkan,” ungkap Harisson.

Selain itu, ia menilai pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi juga perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi agar penyaluran subsidi tepat sasaran.

“Kalau subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak, maka penggunaan BBM non-subsidi akan meningkat. Dampaknya, penerimaan pajak daerah juga ikut meningkat,” tambahnya.

Di hadapan para peserta, Harisson meminta seluruh Kepala Bapenda kabupaten/kota menjadi motor penggerak peningkatan PAD di daerah masing-masing. Menurutnya, Bapenda tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi, analisis, dan strategi yang dapat mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah.

“Saya berharap Bapenda kabupaten dan kota menjadi garda terdepan membantu bupati dan wali kota meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jangan hanya bekerja secara administratif, tetapi hadir dengan ide, inovasi, analisis, dan strategi agar potensi pajak benar-benar dapat dioptimalkan,” pesannya.

Menutup arahannya, Harisson mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi antardaerah dalam membangun kemandirian fiskal.

“Bapenda bukan hanya bertugas memungut pajak, tetapi menjadi mitra strategis kepala daerah dalam memperkuat kemampuan fiskal. Kalau PAD meningkat, pembangunan semakin luas, pelayanan publik semakin baik, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.

Tags: Badan pendapatan daerahKalbarKalimantan baratPADPemprov Kalbar
Admin

Admin

Related Posts

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan
PEMPROV KALBAR

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi
PEMPROV KALBAR

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Next Post
Buka Fatmawati Trophy 2026, Krisantus Ajak Desainer Angkat Identitas Budaya Kalimantan ke Pentas Nasional

Buka Fatmawati Trophy 2026, Krisantus Ajak Desainer Angkat Identitas Budaya Kalimantan ke Pentas Nasional

Sudah Jadi Tersangka, Terduga Pelaku Pelecehan Karyawati Salon di Pontianak Belum Ditahan, Ini Penjelasan Polda Kalbar

Sudah Jadi Tersangka, Terduga Pelaku Pelecehan Karyawati Salon di Pontianak Belum Ditahan, Ini Penjelasan Polda Kalbar

Hari Anak Nasional, Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Mengenal Dunia Penerbangan

Hari Anak Nasional, Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Mengenal Dunia Penerbangan

Discussion about this post

Recommended

18 Remaja Diamankan Usai Viral Bawa Sajam di Jembatan Sungai Sambas Besar

18 Remaja Diamankan Usai Viral Bawa Sajam di Jembatan Sungai Sambas Besar

MBCI Rally 3rd Jadi Ajang Promosi Pontianak ke Malaysia dan Brunei

MBCI Rally 3rd Jadi Ajang Promosi Pontianak ke Malaysia dan Brunei

Pimpin Audiensi Forsesdasi ke Kemenpan-RB, Harisson Perkuat Sinergi

Pimpin Audiensi Forsesdasi ke Kemenpan-RB, Harisson Perkuat Sinergi

Di Balik Hilirisasi Bauksit di Tayan: Tanah Murah, Janji Kerja, hingga Dugaan Pencemaran

Di Balik Hilirisasi Bauksit di Tayan: Tanah Murah, Janji Kerja, hingga Dugaan Pencemaran

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Rumah Jurnalis Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

Trending

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak
Entertainment

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

by Admin
0

PONTIANAK - Pontianak tak hanya akan menjadi panggung pertarungan pebulu tangkis nasional dan internasional. Empat legenda bulutangkis...

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com