pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home HUKUM & KRIMINAL

Sudah Jadi Tersangka, Terduga Pelaku Pelecehan Karyawati Salon di Pontianak Belum Ditahan, Ini Penjelasan Polda Kalbar

21 Juli 2026
in HUKUM & KRIMINAL, Kasus Viral, Kriminalitas, Penegakan Hukum
Sudah Jadi Tersangka, Terduga Pelaku Pelecehan Karyawati Salon di Pontianak Belum Ditahan, Ini Penjelasan Polda Kalbar
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang karyawati salon di Kota Pontianak, T alias Didi hingga kini belum ditahan.

Kondisi ini memicu tanda tanya dari pihak korban yang menilai proses hukum terkesan lambat, sementara tersangka masih bebas beraktivitas.

Pemilik salon, Steven, mengatakan dugaan pelecehan itu terjadi pada 13 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah salon di Kota Pontianak.

Korban berinisial SN saat itu sedang menunggu pelanggan bersama rekan kerjanya ketika tersangka diduga memeluk korban dari belakang dan menggesekkan alat kelaminnya ke arah bokong korban.

“Awalnya korban tidak berani melapor karena merasa takut. Kami baru mengetahui kejadian itu setelah melihat rekaman CCTV di salon,” kata Steven, Selasa (21/7/2026).

Setelah rekaman CCTV diperiksa, pihak manajemen salon meminta korban membuat laporan resmi ke Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Ditres PPA dan PPO) Polda Kalbar. Laporan diterima pada 15 April 2026.

Menurut Steven, penyidik telah menetapkan T sebagai tersangka dan berkas perkara juga sudah dikirim ke kejaksaan atau tahap I. Namun, hingga kini belum ada penahanan terhadap tersangka.

“Kami mempertanyakan kenapa sampai sekarang tersangka belum ditahan. Informasi yang kami terima statusnya sudah tersangka dan berkasnya sudah tahap I, tetapi masih bebas beraktivitas,” ujarnya.

Steven juga mengaku mendapat informasi bahwa terdapat sejumlah perempuan lain yang diduga pernah mengalami tindakan serupa dari tersangka.

Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada laporan lain yang dikonfirmasi penyidik.

Menanggapi sorotan tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menjelaskan bahwa tersangka dijerat Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Menurut Bambang, pasal yang disangkakan tidak termasuk ketentuan yang mengharuskan penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka.

Selain itu, selama proses penyidikan T dinilai kooperatif karena selalu memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.

“Selama proses penyidikan tersangka kooperatif, selalu hadir saat dipanggil, dan saat ini dikenakan wajib lapor setiap hari Selasa dan Kamis,” ujar Bambang.

Meski demikian, keputusan tidak dilakukan penahanan tetap menuai pertanyaan dari pihak korban.

Mereka berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan, terutama karena status tersangka telah ditetapkan dan berkas perkara sudah memasuki tahap penelitian di kejaksaan.

Tags: KalbarPolda kalbarPontianakSalon
Admin

Admin

Related Posts

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu
HUKUM & KRIMINAL

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu

Sopir Truk Tangki Tabrak Pemotor hingga Tewas di Kubu Raya Kabur, Polisi Lakukan Perburuan
HUKUM & KRIMINAL

Sopir Truk Tangki Tabrak Pemotor hingga Tewas di Kubu Raya Kabur, Polisi Lakukan Perburuan

Diduga Karena Sabu, Eks Polisi Dibekuk Usai Curi Motor Tamu Penginapan di Mempawah
HUKUM & KRIMINAL

Diduga Karena Sabu, Eks Polisi Dibekuk Usai Curi Motor Tamu Penginapan di Mempawah

Next Post
Hari Anak Nasional, Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Mengenal Dunia Penerbangan

Hari Anak Nasional, Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Mengenal Dunia Penerbangan

Bupati Sambas Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026 di Temajuk

Bupati Sambas Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026 di Temajuk

Dari Kota Toleransi, Tjhai Chui Mie Gaungkan Semangat Persatuan Lewat Ekspedisi Merah Putih

Dari Kota Toleransi, Tjhai Chui Mie Gaungkan Semangat Persatuan Lewat Ekspedisi Merah Putih

Discussion about this post

Recommended

Gubernur Norsan Perkuat Sinergi dengan PERHIPTANI, Dorong Pertanian Modern Wujudkan Ketahanan Pangan Kalbar

Gubernur Norsan Perkuat Sinergi dengan PERHIPTANI, Dorong Pertanian Modern Wujudkan Ketahanan Pangan Kalbar

Crismonita Dwi Putri, RI`s Track Cycling Athlete for Asian Games

Wagub Krisantus Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutla, Seluruh Unsur Diminta Bergerak Cepat

Wagub Krisantus Tegaskan Kesiapsiagaan Total Hadapi Karhutla, Seluruh Unsur Diminta Bergerak Cepat

Peringati Ulangtahun ke 15, King Rattle dan PNM Sintang Gelar Sunatan Massal

Peringati Ulangtahun ke 15, King Rattle dan PNM Sintang Gelar Sunatan Massal

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Rumah Jurnalis Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

Trending

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak
Entertainment

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

by Admin
0

PONTIANAK - Pontianak tak hanya akan menjadi panggung pertarungan pebulu tangkis nasional dan internasional. Empat legenda bulutangkis...

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com