pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Entertainment

Hari Anak Nasional, Wagub Krisantus: Setiap Anak Berhak Bangkit dan Meraih Masa Depan

Komitmen negara dalam menjamin setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang

24 Juli 2026
in Entertainment, Kalbar, Kota Pontianak, Kubu Raya, National, News, PEMPROV KALBAR
Hari Anak Nasional, Wagub Krisantus: Setiap Anak Berhak Bangkit dan Meraih Masa Depan
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUBU RAYA – Masa lalu bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Selama masih ada kemauan untuk belajar, berubah, dan bangkit, setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pesan penuh harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Krisantus, Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk menegaskan komitmen negara dalam menjamin setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, serta memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

“Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan wujud komitmen negara untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, serta memperoleh kesempatan yang setara dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Krisantus.

Di hadapan anak-anak binaan LPKA, ia mengajak mereka untuk tidak berhenti menuntut ilmu dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, masa pembinaan harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Saya sangat berharap, setelah keluar dari sini, jadilah anak yang baik, berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, dan negara. Saya meyakini setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri, mengembangkan kemampuan, serta menata kembali masa depannya. Kesalahan yang pernah terjadi tidak boleh menjadi akhir dari perjalanan hidup,” pesannya.

Krisantus juga mengingatkan agar anak-anak binaan tidak kehilangan harapan. Ia menegaskan bahwa masa lalu memang tidak dapat diubah, tetapi masa depan masih bisa ditentukan melalui tekad dan usaha yang dimulai dari hari ini.

“Manfaatkan setiap kesempatan yang diberikan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, pelihara semangat, dan teruslah mengembangkan kemampuan diri. Jadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran yang menguatkan langkah kalian untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Percayalah, tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa usaha dan tidak ada perubahan tanpa kemauan untuk bangkit,” tuturnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendukung berbagai program yang membuka ruang bagi anak-anak untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, berkarya, dan mewujudkan cita-cita.

Menurutnya, proses pembinaan di LPKA memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjalani masa pembinaan. Pembinaan merupakan proses membangun kembali kepercayaan diri, membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, mengembangkan keterampilan, sekaligus mempersiapkan anak-anak agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih dewasa, mandiri, dan bertanggung jawab.

“Pembinaan bukan sekadar menjalani masa pembinaan, melainkan proses memulihkan kepercayaan, membentuk diri dan karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, mengembangkan keterampilan, sekaligus mempersiapkan anak-anak agar kelak mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih dewasa, mandiri, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di LPKA Kelas II Sungai Raya juga diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari peluncuran karya anak binaan, pemberian remisi, penyerahan e-KTP, penyerahan sertifikat keterampilan, pemberian penghargaan kepada para mitra, hingga penandatanganan kerja sama lintas sektor.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan pembinaan anak membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga pembinaan, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, setiap anak diharapkan memperoleh kesempatan untuk membangun kembali kepercayaan diri, mengembangkan potensi, dan melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.

Menutup sambutannya, Krisantus kembali menyampaikan pesan yang menggugah semangat seluruh anak binaan.

“Jangan pernah merasa masa depan kalian telah berakhir. Masa lalu memang tidak dapat diubah, tetapi masa depan masih bisa kalian tentukan mulai hari ini,” pungkasnya.

Tags: hari anak nasionalKalbarKalimantan baratKrisantus KurniawanLapas anakMasa depan anakPemprov KalbarPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah
Kota Pontianak

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Next Post
Mulai Berlaku, Fotografer Komersial di UNTAN Wajib Bayar Membership Rp50 Ribu

Mulai Berlaku, Fotografer Komersial di UNTAN Wajib Bayar Membership Rp50 Ribu

Pria di Ketapang Bunuh Mantan Pacar, Jasad Dikubur di Kebun Sawit

Pria di Ketapang Bunuh Mantan Pacar, Jasad Dikubur di Kebun Sawit

Masjid Jangan Hanya Jadi Tempat Salat, Norsan: Dorong Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Umat

Masjid Jangan Hanya Jadi Tempat Salat, Norsan: Dorong Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Umat

Discussion about this post

Recommended

Peduli Lingkungan, Bahasan Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

Peduli Lingkungan, Bahasan Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

Ria Norsan: Pekan Gawai Dayak Tak Sekadar Budaya, Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Ria Norsan: Pekan Gawai Dayak Tak Sekadar Budaya, Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Donata Krisantus Dorong Kader PKK Berinovasi Lewat Empat Lomba HKG PKK Ke-54

Donata Krisantus Dorong Kader PKK Berinovasi Lewat Empat Lomba HKG PKK Ke-54

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak

Waspada Modus Penipuan Berkedok Donor Darah di Pontianak

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com