pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home PEMPROV KALBAR

Norsan Tinjau Karhutla Kubu Raya, Tiga Tangki Air Dikirim untuk Warga

1 September 2026
in PEMPROV KALBAR
Norsan Tinjau Karhutla Kubu Raya, Tiga Tangki Air Dikirim untuk Warga
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUBU RAYA — Warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menghadapi persoalan ganda di tengah musim kemarau. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu kepungan asap, sementara ketersediaan air bersih mulai menjadi persoalan bagi masyarakat.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan yang meninjau lokasi karhutla di Parit H. Mukhsin, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (1/9/2026).

Dalam kunjungan itu, pemerintah provinsi tidak hanya memantau penanganan kebakaran, tetapi juga membawa bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Sebanyak tiga tangki air bersih disiapkan untuk didistribusikan kepada warga. Pemerintah provinsi juga mencari sumber air yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

“Sumber air kan yang ada sudah disampaikan Pak Banti. Salah satu di Anjungan itu sumber air kita, air bersih kita,” kata Norsan.

Di tengah kondisi tersebut, Norsan meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. Menurut dia, cuaca panas membuat lahan semakin mudah terbakar dan api lebih sulit dikendalikan.

Ia menyebut suhu yang sebelumnya berada di kisaran 24–27 derajat Celsius kini dapat mencapai sekitar 35 derajat Celsius.

“Sehingga orang membakar itu tidak perlu pakai minyak tanah dengan pemantik api lagi. Pakai puntung rokok, obat nyamuk pun sudah mudah terbakar sekarang,” ujarnya.

Norsan secara khusus meminta masyarakat tidak membakar lahan gambut. Menurut dia, kebakaran di lahan gambut lebih sulit dipadamkan dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Kita mengharapkan yang tanah gambut ini jangan sampai membakar. Mohon, jangan membakar di tanah gambut,” katanya.

Dampak karhutla, lanjut Norsan, tidak hanya dirasakan melalui kualitas udara. Asap juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

“Kasihan anak-anak yang masih kecil sudah kena ISPA. Saya pikirkan perbuatan kita itu bukan untuk keuntungan kita sendiri, tapi untuk masyarakat ramai,” ujarnya.

Ia meminta larangan pembakaran lahan berlaku bagi semua pihak, termasuk korporasi, masyarakat umum dan peladang.

“Ini baik masyarakat korporasi, masyarakat umum, dan juga masyarakat yang peladang, semua seimbang,” katanya.

Pemerintah juga menyoroti aktivitas perusahaan yang diduga berkaitan dengan karhutla. Norsan menyebut terdapat empat perusahaan yang telah dilaporkan.

Menurut dia, perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi tegas, termasuk pencabutan izin dan proses pidana.

“Yang sudah kita laporkan sampai mencabut izin. Mencabut izinnya juga pidana. Izin dicabut dan juga dikenakan pidana,” katanya.

Norsan juga mengingatkan bahwa keberadaan Peraturan Daerah Nomor 1 yang memberikan perlindungan bagi masyarakat tidak berarti pembakaran lahan dapat dilakukan tanpa batas.

“Walaupun dilindungi dengan Perda, jangan sembarangan bakarnya,” ujarnya.

Di tengah kemarau yang semakin panas, pemerintah kini menghadapi dua pekerjaan sekaligus di Kubu Raya: mengendalikan karhutla dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan air bersih.

Norsan meminta seluruh pihak menahan diri dari aktivitas pembakaran lahan karena dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku, tetapi juga masyarakat yang berada jauh dari lokasi kebakaran.

“Akibatnya itu berimplikasi kepada masyarakat ramai. Kasihan,” tutupnya.

Tags: KalbarkarhutlaKubu Raya
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Norsan Salurkan 8.000 Masker untuk Pemadam Karhutla di Kubu Raya

Norsan Salurkan 8.000 Masker untuk Pemadam Karhutla di Kubu Raya

Karang Taruna Pastikan Logistik Pemadam Karhutla di Kubu Raya Tetap Terpenuhi

Karang Taruna Pastikan Logistik Pemadam Karhutla di Kubu Raya Tetap Terpenuhi

Norsan Soroti Pembakaran Lahan, Minta Pengawasan Karhutla Diperketat

Norsan Soroti Pembakaran Lahan, Minta Pengawasan Karhutla Diperketat

Discussion about this post

Recommended

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan

CFD Kembali Digelar, Dishub Pontianak Tegur Pengendara yang Parkir di Trotoar

CFD Kembali Digelar, Dishub Pontianak Tegur Pengendara yang Parkir di Trotoar

54.200 Kasus ISPA Tercatat di Kalbar, Puskesmas Siaga 24 Jam

54.200 Kasus ISPA Tercatat di Kalbar, Puskesmas Siaga 24 Jam

Dilantik Jadi Ketua Mabida, Norsan Ingin Pramuka Kalbar Jadi Kawah Candradimuka Generasi Berkarakter

Dilantik Jadi Ketua Mabida, Norsan Ingin Pramuka Kalbar Jadi Kawah Candradimuka Generasi Berkarakter

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com