PONTIANAK – Muhammad Farizi resmi memimpin Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Temu Karya Daerah (TKD) yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (12/7/2026).
Dukungan penuh dari seluruh pengurus Karang Taruna kabupaten dan kota yang memiliki hak suara mengantarkan Farizi menjadi nahkoda baru organisasi kepemudaan tersebut.
Penetapan Farizi dilakukan dalam rapat pleno yang berlangsung tertib dan kondusif. Mekanisme aklamasi ditempuh setelah hingga batas akhir pendaftaran hanya terdapat satu calon yang maju dalam pemilihan.
Sebanyak 12 pengurus Karang Taruna kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat secara bulat memberikan dukungan kepada Muhammad Farizi.
Pimpinan Sidang, Jhonny Situmorang, membacakan keputusan pleno yang menetapkan Farizi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031.
“Menetapkan dan mengesahkan hasil pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031, Saudara Muhammad Farizi dinyatakan terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh,” ujar Jhonny saat memimpin rapat pleno.
Usai membacakan hasil pleno, Jhonny kembali menegaskan penetapan Muhammad Farizi sebagai ketua terpilih untuk memimpin Karang Taruna Kalbar selama lima tahun ke depan.
“Menetapkan Saudara Muhammad Farizi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031,” tegasnya.
Keputusan tersebut disambut tepuk tangan seluruh peserta Temu Karya Daerah yang hadir. Terpilihnya Farizi secara aklamasi mencerminkan soliditas dan kesamaan pandangan seluruh pengurus Karang Taruna di Kalimantan Barat dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Dengan rampungnya proses pemilihan, kepengurusan baru Karang Taruna Kalbar diharapkan segera menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan generasi muda.
Fokus kepengurusan mendatang diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan, tetapi juga memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan sosial di Kalimantan Barat.
















Discussion about this post