PONTIANAK – Penguatan UMKM dan pemberdayaan perempuan menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dengan Anggota DPD RI Erlinawati di Kantor Gubernur Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan kerja sekaligus audiensi Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Erlinawati, di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Erlinawati hadir tidak hanya sebagai senator yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan, tetapi juga sebagai Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalbar serta Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Kalbar.
Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan sejumlah isu strategis, terutama terkait penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perwakilan daerah di tingkat pusat, dan organisasi kemasyarakatan.
Fokus utama diarahkan pada upaya pemberdayaan perempuan melalui peran BKOW dalam meningkatkan kapasitas dan partisipasi perempuan di berbagai sektor. Selain itu, penguatan UMKM juga menjadi perhatian, khususnya melalui peran IPEMI dalam mendorong pelaku usaha muslimah agar lebih kompetitif di sektor ekonomi kreatif.
Koordinasi terkait isu-isu strategis di Komite III DPD RI yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat turut menjadi bagian dari pembahasan.
Ria Norsan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah.
“Sinergi ini penting agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik ke pemerintah pusat, sekaligus memastikan organisasi wanita di Kalbar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Erlinawati menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan daerah, terutama dalam memperkuat peran perempuan dan ekonomi keluarga.
“Kami ingin memastikan perempuan memiliki peran strategis, dan ekonomi keluarga menjadi fondasi yang kuat bagi kemajuan wilayah,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai dasar pembangunan daerah.
“Dengan memperkuat peran perempuan dan memberdayakan ekonomi rumah tangga, kita sedang membangun masa depan yang lebih mandiri dan berkeadilan,” tutupnya.
















Discussion about this post