pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

40 Kasus Diare Anak Tercatat dalam Dua Pekan, Orang Tua Diminta Waspadai Dehidrasi

Jangan tunggu anak lemas untuk dibawa berobat

17 September 2026
in Kalbar, Kota Pontianak, News
40 Kasus Diare Anak Tercatat dalam Dua Pekan, Orang Tua Diminta Waspadai Dehidrasi
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Kasus diare pada anak mulai menjadi perhatian di Kota Pontianak. RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie mencatat 40 kasus diare pada kelompok anak hanya dalam periode 1–14 September 2026.

Meningkatnya kasus tersebut membuat rumah sakit mengingatkan orang tua agar tidak menganggap diare sebagai gangguan pencernaan biasa. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah dehidrasi akibat banyaknya cairan yang keluar dari tubuh.

Perawat RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Afrilia, menjelaskan diare ditandai dengan buang air besar lebih sering dari biasanya dengan konsistensi tinja lembek hingga cair.

“Diare dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab yang umum antara lain virus, kuman atau bakteri, parasit, serta ketidakcocokan terhadap susu yang biasanya terjadi pada bayi,” kata Afrilia saat memberikan edukasi, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, risiko diare juga dapat meningkat akibat kebiasaan sehari-hari dan kondisi lingkungan. Di antaranya tidak mencuci tangan dengan bersih sebelum makan, mengonsumsi air yang belum dimasak, makanan yang dihinggapi lalat, hingga kondisi lingkungan rumah yang kurang bersih.

Pada bayi, pemberian makanan tambahan selain ASI yang terlalu dini juga perlu menjadi perhatian karena sistem pencernaannya masih berkembang.

Jangan Tunggu Anak Lemas

Afrilia mengingatkan orang tua untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi sejak awal. Diare yang menyebabkan kehilangan banyak cairan dapat membuat anak mengalami pusing, lemas, kulit kering hingga penurunan kesadaran pada kondisi berat.

“Prinsip utama dalam mengatasi diare adalah mengganti cairan yang keluar dari tubuh,” jelasnya.

Orang tua dapat memberikan oralit dan cairan lain, seperti air putih matang atau sup, sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

Untuk bayi di bawah enam bulan yang masih mendapat ASI, pemberian ASI tetap dilanjutkan dan dapat diberikan lebih sering.

Kebutuhan makanan anak juga tetap harus dipenuhi selama mengalami diare. Setelah diare berhenti, anak dianjurkan mendapat tambahan makanan selama sekitar dua minggu untuk membantu memulihkan kebutuhan nutrisinya.

Afrilia juga meminta orang tua tidak sembarangan memberikan obat kepada anak selama mengalami diare. Obat sebaiknya diberikan berdasarkan anjuran atau pemeriksaan tenaga kesehatan.

Orang tua perlu membawa anak ke dokter atau puskesmas apabila diare tidak membaik dalam tiga hari atau muncul tanda bahaya.

Beberapa kondisi yang perlu diwaspadai antara lain anak buang air besar sangat sering, muntah berulang, haus berlebihan, tidak mau makan atau minum, demam, tinja bercampur darah, tubuh sangat lemah, maupun muncul tanda-tanda dehidrasi.

“Dengan penanganan yang cepat dan tepat, risiko dehidrasi serta komplikasi akibat diare dapat diminimalkan,” pungkas Afrilia.

Admin

Admin

Related Posts

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah
Kota Pontianak

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan
Kota Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah
Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Next Post
Api Belum Sepenuhnya Aman, Norsan Tetap Gas Penanganan Karhutla Meski Hujan Turun

Api Belum Sepenuhnya Aman, Norsan Tetap Gas Penanganan Karhutla Meski Hujan Turun

Dari Pemadaman hingga Kesehatan, Rp60 Miliar Digelontorkan untuk Karhutla Kalbar

Dari Pemadaman hingga Kesehatan, Rp60 Miliar Digelontorkan untuk Karhutla Kalbar

Empat Kabupaten Belum Dapat Bantuan Pusat, Pemprov Kalbar Salurkan Logistik untuk Warga Terdampak Karhutla

Empat Kabupaten Belum Dapat Bantuan Pusat, Pemprov Kalbar Salurkan Logistik untuk Warga Terdampak Karhutla

Discussion about this post

Recommended

Edi Kamtono Tantang Master Nasional, Tegaskan Komitmen Cetak Pecatur Berprestasi

Edi Kamtono Tantang Master Nasional, Tegaskan Komitmen Cetak Pecatur Berprestasi

SiLPA Pontianak Rp138,87 Miliar, Sekda Tegaskan Tak Bisa Dipakai Bebas

SiLPA Pontianak Rp138,87 Miliar, Sekda Tegaskan Tak Bisa Dipakai Bebas

Hotspot Kalbar Capai 7.377 Titik, Norsan Instruksikan Pemadaman Karhutla Diperkuat

Hotspot Kalbar Capai 7.377 Titik, Norsan Instruksikan Pemadaman Karhutla Diperkuat

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com