SINGKAWANG – Ribuan warga dari berbagai daerah di Kalimantan Barat memadati Stadion Kridasana, Kota Singkawang, Jumat (2/10/2026) malam. Mereka berkumpul untuk mengikuti tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS).
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Tabligh akbar berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan masyarakat antusias mengikuti tausiyah hingga selesai.
Selain Norsan, kegiatan itu dihadiri Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Romo H.R. Muhammad Syafi’i.
Norsan mengatakan, antusiasme masyarakat mengikuti tausiyah UAS menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Menurut dia, salah satu pesan penting yang disampaikan UAS adalah pentingnya menjaga silaturahmi. Hubungan baik dengan sesama, kata Norsan, perlu terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Yang pertama adalah silaturahim, menyambung hubungan baik kepada sesama manusia. Kemudian menjaga ibadah, termasuk sholat malam, serta menebarkan salam kepada sesama,” ujar Norsan.
Ia berharap pesan tersebut tidak berhenti di tengah kegiatan tabligh akbar, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Norsan, silaturahmi bukan hanya tentang menjaga hubungan keluarga, tetapi juga membangun hubungan sosial yang baik di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
“Alhamdulillah hari ini kita di Singkawang mengikuti kegiatan tausiyah Ustaz Somad bersama masyarakat Singkawang di Lapangan Kridasana,” katanya.
Norsan juga mengajak masyarakat untuk kembali mengikuti tausiyah UAS yang dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Sabtu (3/10/2026) malam.
“Insya Allah besok malam akan diadakan lagi di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Ayo kita ramai-ramai datang untuk menyaksikan tausiyah Ustaz Abdul Somad,” ujarnya.
Tabligh akbar di Singkawang menjadi bagian dari rangkaian safari dakwah UAS di Kalimantan Barat. Kehadiran ribuan jamaah dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang menghadirkan ruang untuk belajar, berkumpul, dan mempererat persaudaraan.
















Discussion about this post