PONTIANAK – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalimantan Barat memasuki tahapan penting menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov).
Salah satu bakal calon yang telah resmi menyerahkan berkas adalah Thomas Budiman. Ia menyatakan kesiapannya maju dengan membawa misi membenahi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet atletik Kalimantan Barat.
Thomas mengembalikan berkas pencalonannya kepada TPP Musprov PASI Kalbar pada Sabtu (12/9/2026). Sebagian besar persyaratan administrasi telah dipenuhi, meski masih terdapat dokumen dukungan yang harus dilengkapi dalam bentuk asli.
“Berkas sementara sudah kita lengkapi, cuman masih ada surat dukungan yang perlu kita minta yang asli,” kata Thomas usai mengembalikan berkas.
Bagi Thomas, pencalonan sebagai Ketua Pengprov PASI Kalbar bukan semata-mata soal menduduki posisi kepengurusan. Ia mengaku memiliki keinginan untuk melakukan pembenahan terhadap organisasi PASI Kalbar yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai persoalan.
Menurutnya, pembenahan organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan pembinaan atlet. Dengan organisasi yang lebih tertata, ia berharap program latihan, kompetisi, pembinaan usia muda, hingga peningkatan kualitas pelatih dapat berjalan lebih optimal.
“Tujuan utama kita untuk membenahi PASI Kalbar yang selama ini dianggap bermasalah. Kita mau meningkatkan prestasi atlet sampai ke nasional, internasional,” ujarnya.
Potensi Atlet Kalbar Dinilai Cukup Besar
Thomas menilai Kalimantan Barat sebenarnya memiliki modal atlet yang cukup baik. Namun, potensi tersebut belum akan menghasilkan prestasi maksimal apabila tidak dibarengi dengan proses pembinaan yang konsisten.
Ia menilai atlet tidak cukup hanya memiliki bakat. Kemampuan mereka harus terus diasah melalui latihan terprogram dan pengalaman bertanding yang lebih banyak.
“Untuk potensi atlet selama ini lumayan, cuman yang namanya atlet perlu dilatih, perlu diasah supaya punya pengalaman tanding yang lebih baik,” pungkasnya.
Menurut Thomas, pengalaman bertanding menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk seorang atlet. Semakin sering atlet tampil dalam kompetisi, semakin banyak pula pengalaman yang diperoleh untuk menghadapi lawan dengan karakter dan tingkat persaingan berbeda.
Karena itu, apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin PASI Kalbar, pembinaan atlet menjadi salah satu pekerjaan yang akan mendapat perhatian serius.
Targetnya bukan hanya menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi mendorong atlet Kalbar menembus kompetisi nasional hingga internasional.
Dua Bakal Calon Masuk Tahap Verifikasi
Sementara itu, proses menuju Musprov PASI Kalbar terus berjalan. Sekretaris TPP Musprov PASI Kalbar, Akbar Ramadhan, mengatakan hingga saat ini sudah dua bakal calon yang mendaftarkan sekaligus mengembalikan formulir pencalonan Ketua Pengprov PASI Kalbar.
Kedua bakal calon tersebut selanjutnya akan mengikuti proses verifikasi administrasi untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi.
“Ini merupakan bakal calon dari bakal calon kedua yang telah mendaftarkan dan mengembalikan berkas. Sampai hari ini sudah ada dua bakal calon yang akan masuk pada tahap verifikasi data,” kata Akbar.
TPP memberikan kesempatan kepada bakal calon untuk melakukan pendaftaran dan pengembalian formulir hingga 13 September 2026.
Setelah tahapan tersebut ditutup, TPP akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen yang telah diserahkan bakal calon pada 14 dan 15 September 2026.
Hasil verifikasi kemudian dijadwalkan diumumkan pada 16 September 2026.
“Insya Allah besok jam 2 siang tanggal 13 kita tutup pendaftaran pengembalian berkas formulir. Kemudian masuk di tanggal 14, 15, TPP akan memverifikasi seluruh berkas yang masuk. Tanggal 16 akan kami umumkan siapa yang masuk,” ujarnya.
Dukungan Pengcab Jadi Salah Satu Syarat Utama
Akbar menjelaskan, persyaratan pencalonan secara umum mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengalaman, identitas, hingga dukungan dari Pengurus Cabang (Pengcab) atau Pengurus Kota (Pengkot) PASI di Kalimantan Barat.
Dari seluruh persyaratan tersebut, dukungan organisasi menjadi salah satu poin penting yang akan diperiksa TPP.
Bakal calon setidaknya harus memperoleh lima surat dukungan asli dari Pengcab atau Pengkot PASI di Kalimantan Barat.
“Pada dasarnya mulai dari pengalaman, identitas dan tentu paling inti dukungan dari Pengcab atau Pengkot dari cabang PASI di Kalimantan Barat minimal lima dukungan, mendapatkan lima surat dukungan yang asli. Itu yang akan kami verifikasi,” jelas Akbar.
Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap bakal calon memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebelum nantinya ditetapkan sebagai calon Ketua Pengprov PASI Kalbar.
Pembenahan Organisasi Jadi Tantangan
Masuknya Thomas Budiman dalam bursa pencalonan memberikan warna tersendiri dalam persiapan Musprov PASI Kalbar. Ia datang dengan membawa isu pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi sebagai agenda utama.
Menurut Thomas, prestasi atlet tidak dapat dipisahkan dari kondisi organisasi yang menaunginya. Organisasi yang kuat akan memudahkan penyusunan program pembinaan dan memberikan arah yang lebih jelas bagi atlet.
Karena itu, ia ingin agar pembinaan atlet dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari proses menemukan bibit potensial, meningkatkan kualitas latihan, memberikan kesempatan bertanding, hingga mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
Ia juga melihat perlunya memberikan ruang lebih besar kepada atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding. Kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur hasil latihan sekaligus mengetahui sejauh mana kemampuan atlet dibandingkan dengan pesaingnya.
















Discussion about this post