pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kota Pontianak

Dari Daun Bambu ke Identitas Kota: Mimpi Menjadikan Bakcang Ikon Kuliner Pontianak

19 Juni 2026
in Kota Pontianak
Dari Daun Bambu ke Identitas Kota: Mimpi Menjadikan Bakcang Ikon Kuliner Pontianak
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aroma bakcang yang baru matang memenuhi kawasan Taman Alun Kapuas, Jumat (19/6/2026). Di tepian Sungai Kapuas, ribuan warga berkumpul menikmati salah satu kuliner khas masyarakat Tionghoa yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan Kota Pontianak.

Namun bagi Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, bakcang bukan sekadar makanan. Di balik balutan daun bambu dan ketan yang padat, tersimpan filosofi tentang keberagaman, kebersamaan, dan persatuan yang selama ini menjadi denyut kehidupan Kota Khatulistiwa.

Saat membuka Festival 1000 Bakcang 2026, Edi menyebut setiap bahan yang menyatu di dalam bakcang menggambarkan masyarakat Pontianak yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan latar belakang, namun hidup berdampingan dalam harmoni.

“Filosofi bakcang ini menunjukkan adanya keberagaman dan kebersamaan untuk kita bersatu, sama-sama membangun kota kita,” ujarnya.

Festival yang digelar setiap tahun itu menjadi lebih dari sekadar agenda budaya. Ia menjadi pengingat bahwa Pontianak dibangun oleh keberagaman. Kota yang berdiri di garis khatulistiwa tersebut dihuni masyarakat dari berbagai etnis Nusantara, bahkan mancanegara, yang selama puluhan tahun membentuk wajah Pontianak sebagai ruang perjumpaan budaya.

Menurut Edi, identitas sebagai kota budaya harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tradisi yang tumbuh dari komunitas tertentu tidak lagi menjadi milik satu kelompok, melainkan menjadi bagian dari kekayaan bersama warga Pontianak.

Di tengah perkembangan kota yang semakin modern, Sungai Kapuas tetap menjadi saksi perjalanan sejarah tersebut. Sungai terpanjang di Indonesia itu menjadi urat nadi yang menghubungkan perdagangan, peradaban, dan pertemuan berbagai budaya yang kemudian melahirkan kekayaan tradisi serta kuliner khas.

Karena itu, Edi menilai kegiatan budaya seperti Festival 1000 Bakcang perlu terus mendapat dukungan. Selain memperkuat toleransi dan keharmonisan sosial, festival semacam ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal melalui budaya dan kuliner.

“Kegiatan budaya seperti ini patut kita dukung dan kolaborasikan menjadi bagian dari kegiatan yang memberi dampak positif untuk keharmonisan dan toleransi warga,” katanya.

Di sisi lain, Edi melihat bakcang memiliki peluang besar untuk naik kelas menjadi salah satu ikon kuliner Pontianak. Selama ini, bakcang identik dengan perayaan tertentu. Padahal, kuliner berbahan ketan tersebut memiliki cita rasa yang mampu bersaing dengan beragam makanan khas lain yang telah lebih dulu dikenal luas.

Ia membayangkan suatu saat nanti wisatawan yang datang ke Pontianak tidak hanya mencari pengkang, choipan, atau kopi, tetapi juga menjadikan bakcang sebagai salah satu daftar kuliner wajib.

“Kalau ada tamu dari luar, bakcang ini ada di Kota Pontianak, tidak hanya saat festival, tetapi setiap hari,” ungkapnya.

Harapan itu sejalan dengan semakin menguatnya citra Pontianak sebagai destinasi wisata kuliner. Menurut Edi, banyak pengunjung yang kembali datang karena merindukan ragam cita rasa yang hanya bisa ditemukan di kota ini.

Kuliner, pada akhirnya, bukan hanya soal makanan. Ia menjadi jembatan budaya, penggerak ekonomi, sekaligus identitas sebuah daerah. Melalui Festival 1000 Bakcang, Pemerintah Kota Pontianak ingin memastikan bahwa warisan budaya terus hidup, UMKM terus tumbuh, dan keberagaman tetap menjadi kekuatan utama kota ini.

Di balik sepotong bakcang yang sederhana, tersimpan cerita tentang sebuah kota yang merayakan perbedaan dan menjadikannya fondasi untuk melangkah bersama menuju masa depan.

Tags: BakcangEdi KamtonoKalbarPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare
Kota Pontianak

Kabut Asap Kepung Pontianak, Wali Kota Ajak Warga Salat Istisqa

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pontianak Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Kota Pontianak

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pontianak Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Kualitas Udara Pontianak Tidak Sehat
Kota Pontianak

Kualitas Udara Pontianak Tidak Sehat

Next Post
Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Baru Kalbar, Harisson Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Baru Kalbar, Harisson Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Gubernur Ria Norsan Buka Festival Bakcang Pontianak 2026, Tegaskan Budaya Perekat Keberagaman Kalbar

Gubernur Ria Norsan Buka Festival Bakcang Pontianak 2026, Tegaskan Budaya Perekat Keberagaman Kalbar

Dilantik Jadi Ketua Mabida, Norsan Ingin Pramuka Kalbar Jadi Kawah Candradimuka Generasi Berkarakter

Dilantik Jadi Ketua Mabida, Norsan Ingin Pramuka Kalbar Jadi Kawah Candradimuka Generasi Berkarakter

Discussion about this post

Recommended

Gubernur Kalbar Ria Norsan Ajak ASN Tetap Aktif dan Mandiri Usai Pensiun

Gubernur Kalbar Ria Norsan Ajak ASN Tetap Aktif dan Mandiri Usai Pensiun

Sekda Harisson: Di Era AI dan Banjir Informasi, Jurnalis Bersertifikat Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Sekda Harisson: Di Era AI dan Banjir Informasi, Jurnalis Bersertifikat Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Kalbar Dorong Penguatan Peternakan dan Sinergi Investasi Untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kalbar Dorong Penguatan Peternakan dan Sinergi Investasi Untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Travel Insider: Bengawan Solo Travel Mart Returns For Ninth Time

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kabut Asap Kepung Pontianak, Wali Kota Ajak Warga Salat Istisqa

Motor Dicuri dari Kebun Kelapa, Pria di Tebas Ditangkap Polisi

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pontianak Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Pemprov Kalbar Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Pasar Sungai Duri

Norsan Pastikan Karhutla Kalbar Dipercepat, Ketapang Jadi Prioritas

Trending

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Napak Tilas Masa Muda di Engkangin, Warga Keluhkan Kondisi Jalan

by Admin
0

LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bernostalgia saat mengunjungi Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Engkangin...

Warga Serimbu Keluhkan Jalan, Jembatan dan Air Bersih, Gubernur Kalbar Janjikan Tindak Lanjut

Warga Serimbu Keluhkan Jalan, Jembatan dan Air Bersih, Gubernur Kalbar Janjikan Tindak Lanjut

GMD Serimbu Jadi Ruang Warga Sampaikan Kebutuhan Pembangunan

GMD Serimbu Jadi Ruang Warga Sampaikan Kebutuhan Pembangunan

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Kabut Asap Kepung Pontianak, Wali Kota Ajak Warga Salat Istisqa

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com