PONTIANAK – Persiapan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 terus dimatangkan. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat menemui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalbar, Hendra, S.Sos., untuk membahas kesiapan serta dukungan pemerintah daerah terhadap agenda tersebut.
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Sekda Kalbar, Selasa (29/9/2026). Audiensi menjadi bagian dari koordinasi PGRI Kalbar menjelang pelaksanaan Porsenijar yang akan mempertemukan peserta dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Ketua PGRI Kalbar, Dr. H. Muhamad Firdaus, M.Pd., mengatakan sejumlah hal menjadi perhatian dalam persiapan, mulai dari kesiapan peserta, koordinasi teknis penyelenggaraan hingga sinergi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi sarana menemukan bibit-bibit potensial di bidang olahraga, seni dan pembelajaran.
“Porsenijar 2026 kami harapkan menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta berprestasi dari seluruh kabupaten/kota di Kalbar. Selain prestasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan, PGRI Kalbar telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.
“Kami telah mematangkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemprov Kalbar. Kami berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus diberikan agar pelaksanaan Porsenijar 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi insan pendidikan di Kalbar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PGRI Kalbar juga menyampaikan harapan agar Gubernur Kalimantan Barat dapat hadir dalam rangkaian kegiatan Porsenijar 2026.
Pj Sekda Kalbar Hendra menyambut positif rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Porsenijar dapat menjadi salah satu ruang bagi pelajar dan guru untuk mengembangkan potensi serta mendorong lahirnya prestasi di lingkungan pendidikan.
“Porsenijar merupakan agenda yang sangat positif bagi dunia pendidikan. Pada prinsipnya, Pemprov Kalbar berkomitmen mendukung pembinaan bakat dan karakter generasi muda melalui kegiatan seperti ini,” ujar Hendra.
Hendra menyampaikan, bentuk dukungan pemerintah provinsi nantinya akan dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku serta agenda pemerintah daerah.
Ia berharap seluruh persiapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga Porsenijar 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi guru dan pelajar untuk mengembangkan kemampuan masing-masing.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan ruang bagi para guru serta pelajar untuk mengembangkan potensi mereka,” pungkasnya.
















Discussion about this post