pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home PEMPROV KALBAR

Api Bisa Muncul Kembali di Gambut, Norsan Perintahkan Penanganan Karhutla Tak Kendur

17 September 2026
in PEMPROV KALBAR
Api Bisa Muncul Kembali di Gambut, Norsan Perintahkan Penanganan Karhutla Tak Kendur
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat belum menganggap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selesai. Meski sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan, ancaman kebakaran kembali muncul masih tinggi, terutama di kawasan gambut.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan karakteristik lahan gambut menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penanganan karhutla. Api dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga berpotensi kembali muncul setelah kobaran di permukaan berhasil dipadamkan.

Hal itu disampaikan Norsan setelah mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara daring, Rabu (16/9/2026). Ratas tersebut membahas perkembangan penanganan bencana, termasuk evaluasi karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

Norsan mengikuti rapat bersama Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, serta jajaran pemerintah pusat dan unsur Forkopimda.

Dalam rapat, Kepala BNPB melaporkan luas lahan yang masih terbakar secara nasional sekitar 393,8 hektare dan tersebar di enam provinsi. Penanganan dilakukan melalui operasi terpadu di darat dan udara.

Norsan menegaskan kondisi tersebut menjadi alasan bagi seluruh unsur untuk tidak mengendurkan operasi.

“Karhutla belum selesai. Memang sebagian besar sudah berhasil kita tangani, tetapi masih ada yang membutuhkan penanganan. Apalagi karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi muncul kembali,” kata Norsan.

Menurut dia, operasi darat dan udara akan tetap dilakukan secara beriringan. Personel di lapangan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan, patroli, dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Operasi water bombing juga terus disiapkan dan dijalankan sesuai kondisi di lapangan sebagai dukungan terhadap penanganan dari udara.

“Operasi darat, operasi udara, patroli dan pencegahan harus terus kita perkuat sampai kondisi benar-benar aman,” ujarnya.

Penanganan Berlanjut hingga November

Norsan mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, penanganan karhutla secara masif dan berkelanjutan masih diperlukan setidaknya hingga awal November 2026.

Perpanjangan upaya tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan jumlah titik api. Pemerintah juga harus memastikan kawasan yang pernah terbakar tidak kembali menjadi sumber api baru.

“Yang kita lakukan bukan hanya memadamkan api, tetapi bagaimana api tidak muncul kembali,” kata Norsan.

Selain operasi darat dan udara, pemerintah juga mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Namun, efektivitas OMC masih dipengaruhi kondisi atmosfer yang relatif kering serta terbatasnya pertumbuhan awan hujan.

“OMC tetap kita dukung dan operasi udara juga terus berjalan sesuai kondisi di lapangan. Tetapi kondisi cuaca masih menjadi tantangan,” ujarnya.

Karena itu, Norsan meminta langkah pencegahan tetap berjalan sembari menunggu kondisi cuaca membaik.

Prabowo Minta Korporasi dan Individu Ditelusuri

Dalam Ratas, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan aspek penegakan hukum. Pihak yang terbukti menyebabkan atau terlibat dalam karhutla diminta ditindak berdasarkan bukti dan ketentuan hukum.

Penelusuran tidak hanya diarahkan kepada korporasi, tetapi juga perorangan.

Di sisi lain, pencegahan juga menjadi perhatian. Pemerintah bersama TNI dan Polri didorong memperkuat edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, termasuk menyediakan peralatan yang dapat membantu aktivitas pembukaan lahan tanpa membakar.

Presiden juga mendorong kajian lebih mendalam bersama ahli gambut dari dalam maupun luar negeri. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memahami karakteristik gambut sekaligus menemukan metode penanganan yang lebih efektif.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Norsan mengatakan Pemprov Kalbar akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, TNI/Polri, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat.

“Pencegahan, patroli, penegakan hukum dan edukasi masyarakat harus berjalan bersama,” katanya.

Ia menegaskan perlindungan masyarakat tetap menjadi prioritas, termasuk menjaga kualitas udara, keselamatan penerbangan, dan lingkungan.

“Kita tidak boleh lengah. Seluruh kekuatan harus terus bergerak sampai karhutla benar-benar terkendali,” pungkas Norsan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalbar, Plt Kepala BPBD Provinsi Kalbar, serta Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar.

Tags: KalbarkarhutlaPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Peluang Hujan Terbuka, BPBD Kalbar Tetap Kejar Pemadaman Karhutla Lewat OMC

Peluang Hujan Terbuka, BPBD Kalbar Tetap Kejar Pemadaman Karhutla Lewat OMC

40 Kasus Diare Anak Tercatat dalam Dua Pekan, Orang Tua Diminta Waspadai Dehidrasi

40 Kasus Diare Anak Tercatat dalam Dua Pekan, Orang Tua Diminta Waspadai Dehidrasi

Api Belum Sepenuhnya Aman, Norsan Tetap Gas Penanganan Karhutla Meski Hujan Turun

Api Belum Sepenuhnya Aman, Norsan Tetap Gas Penanganan Karhutla Meski Hujan Turun

Discussion about this post

Recommended

SOSEK MALINDO ke-39 Perkuat Kolaborasi Kalbar–Sarawak, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

SOSEK MALINDO ke-39 Perkuat Kolaborasi Kalbar–Sarawak, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Pemprov Kalbar Gandeng Sespimti Perkuat Edukasi Masyarakat Soal Karhutla

Pemprov Kalbar Gandeng Sespimti Perkuat Edukasi Masyarakat Soal Karhutla

Perkuat Pengawasan, Gubernur Kalbar Tegaskan Perusahaan Wajib Cegah Karhutla

Perkuat Pengawasan, Gubernur Kalbar Tegaskan Perusahaan Wajib Cegah Karhutla

CW Coffee Jadi Titik Singgah Ekspedisi Merah Putih Menuju Temajuk

CW Coffee Jadi Titik Singgah Ekspedisi Merah Putih Menuju Temajuk

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com