pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Lion Group Klarifikasi Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Pontianak, Puluhan Jadwal Tertunda dan Batal

6 September 2026
in Kalbar, Kebijakan, Kota Pontianak, News
Lion Group Klarifikasi Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Pontianak, Puluhan Jadwal Tertunda dan Batal

Screenshot

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK — Lion Group menyampaikan penjelasan terkait terganggunya sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Supadio Pontianak akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Kabut asap menyebabkan jarak pandang di sekitar bandara turun dan berubah dengan cepat. Dalam kondisi tertentu, jarak pandang tidak memenuhi kualifikasi keselamatan penerbangan sehingga keberangkatan maupun kedatangan pesawat harus ditunda atau dibatalkan.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan keputusan penundaan maupun pembatalan tidak semata-mata didasarkan pada kondisi asap, tetapi mempertimbangkan jarak pandang aktual, cuaca, kondisi operasional, dan aspek keselamatan.

“Keselamatan pelanggan, awak pesawat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan menjadi pertimbangan utama,” kata Danang dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026) pagi.

Menurut dia, penundaan dan pembatalan merupakan dua kondisi berbeda. Penundaan berarti penerbangan masih direncanakan untuk dijalankan setelah kondisi memungkinkan, sedangkan pembatalan berarti penerbangan tidak dijalankan sesuai jadwal.

Jika jarak pandang tidak memungkinkan hingga batas waktu operasional, penerbangan dapat dibatalkan. Pelanggan kemudian diberikan pilihan untuk melanjutkan perjalanan dengan penerbangan berikutnya atau mengajukan pengembalian biaya tiket sesuai ketentuan.

Batik Air ID-6227 Bukan Delay 24 Jam

Lion Group juga mengklarifikasi pemberitaan mengenai penumpang yang disebut menunggu lebih dari 24 jam.

Khusus penerbangan Batik Air ID-6227 rute Pontianak-Jakarta pada 3 September 2026, Lion Group menegaskan penerbangan tersebut bukan mengalami keterlambatan selama 24 jam.

Penerbangan itu dibatalkan pada hari yang sama karena kondisi jarak pandang belum memungkinkan pesawat beroperasi dengan aman.

“Informasi mengenai pembatalan dan pilihan untuk melanjutkan perjalanan telah disampaikan kepada pelanggan terdampak,” kata Danang.

Meski demikian, Lion Group mengakui gangguan operasional tersebut berdampak terhadap kenyamanan dan rencana perjalanan pelanggan.

Lion Group menyatakan tetap melakukan pemantauan kondisi jarak pandang, berkoordinasi dengan pihak terkait, menyampaikan informasi kepada pelanggan, serta menyiapkan alternatif perjalanan sesuai kondisi masing-masing penerbangan.

Sejumlah Penerbangan Batal dan Tertunda

Pada 3 September 2026, sejumlah penerbangan Lion Group dari Pontianak mengalami perubahan jadwal maupun pembatalan akibat kondisi jarak pandang.

Pada layanan Lion Air, penerbangan JT-837 Pontianak-Surabaya yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB baru berangkat pukul 21.00 WIB. JT-989 Pontianak-Batam yang dijadwalkan pukul 16.55 WIB berangkat pukul 21.32 WIB.

Sementara JT-955 Pontianak-Batam dibatalkan. Dari arah sebaliknya, JT-954 Batam-Pontianak dan JT-838 Surabaya-Pontianak juga dibatalkan.

Gangguan juga terjadi pada Wings Air. Tiga penerbangan Pontianak-Ketapang, yakni IW-1346, IW-1340, dan IW-1344, dibatalkan. Dari Ketapang menuju Pontianak, IW-1347 dan IW-1341 dibatalkan, sementara IW-1343 mengalami perubahan waktu kedatangan dari jadwal 09.30 WIB menjadi 11.45 WIB.

Pada Batik Air, ID-6227 Pontianak-Jakarta dibatalkan. Sementara ID-6229 Pontianak-Jakarta berangkat pukul 10.34 WIB dari jadwal 10.10 WIB, sedangkan ID-6316 Pontianak-Balikpapan berangkat pukul 15.30 WIB dari jadwal 14.55 WIB.

Adapun dari Jakarta menuju Pontianak, ID-6228 yang dijadwalkan tiba pukul 08.00 WIB baru tiba pukul 15.05 WIB. ID-6226 dibatalkan.

Gangguan paling banyak tercatat pada Super Air Jet. Penerbangan IU-697 dan IU-681 Pontianak-Jakarta masing-masing baru berangkat pukul 20.58 WIB dan 20.55 WIB dari jadwal 09.30 WIB dan 13.20 WIB.

Tiga penerbangan lainnya, yakni IU-701 Pontianak-Jakarta, IU-341 Pontianak-Surabaya, dan IU-661 Pontianak-Yogyakarta, dibatalkan.

Dari arah menuju Pontianak, IU-698 Jakarta-Pontianak, IU-340 Surabaya-Pontianak, IU-660 Yogyakarta-Pontianak, dan IU-690 Jakarta-Pontianak dibatalkan.

Sebut Kondisi Asap sebagai Force Majeure

Lion Group menyebut kondisi kabut asap yang menyebabkan jarak pandang turun secara signifikan berada di luar kendali maskapai. Dalam konteks operasional penerbangan, kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai keadaan kahar atau force majeure karena berasal dari faktor eksternal yang menghambat penerbangan beroperasi secara aman.

Meski demikian, Lion Group menegaskan kondisi tersebut bukan berarti pelayanan kepada pelanggan dihentikan.

Lion Group melalui Lion Air, Wings Air, Batik Air, dan Super Air Jet terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi jarak pandang dan situasi operasional Bandara Supadio.

Apabila jarak pandang telah memenuhi kualifikasi keselamatan dan kondisi operasional memungkinkan, penerbangan akan kembali dijalankan.

“Dalam operasional penerbangan, keselamatan tidak dapat dikompromikan,” ujar Danang.

Lion Group menyatakan akan terus memberikan informasi dan menyediakan solusi bagi pelanggan terdampak agar perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.

Tags: KalbarkarhutlaLion AirSupadio Pontianak
Admin

Admin

Related Posts

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal
Kebijakan

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah
Kota Pontianak

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan
Kota Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Next Post
Piala Gubernur Kalbar Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Taekwondo

Piala Gubernur Kalbar Jadi Ajang Pembuktian Atlet Muda Taekwondo

ASUS Dorong Laptop Bisnis Berbasis AI, ExpertBook Ultra Hadir di Pontianak

ASUS Dorong Laptop Bisnis Berbasis AI, ExpertBook Ultra Hadir di Pontianak

APBD Perubahan 2026 Kalbar Dipacu untuk Perkuat Respons Karhutla dan Pelayanan Publik

APBD Perubahan 2026 Kalbar Dipacu untuk Perkuat Respons Karhutla dan Pelayanan Publik

Discussion about this post

Recommended

Residivis Curi Meteran PDAM Buat Beli Sabu dan Slot, Polisi Ungkap 7 Lokasi

Residivis Curi Meteran PDAM Buat Beli Sabu dan Slot, Polisi Ungkap 7 Lokasi

Pengibaran 1.000 Bendera di Temajuk, Satarudin: Perbatasan Harus Jadi Kebanggaan Bangsa

Pengibaran 1.000 Bendera di Temajuk, Satarudin: Perbatasan Harus Jadi Kebanggaan Bangsa

Truk Trailer Hantam Bus Damri Mogok di Batu Layang Pontianak, Sopir Tewas Terlindas

Truk Trailer Hantam Bus Damri Mogok di Batu Layang Pontianak, Sopir Tewas Terlindas

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com