pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Api Gambut Sulit Dijinakkan, Norsan Perkuat Penanganan Karhutla Rasau Jaya

Norsan kerahkan petugas untuk kendalikan api

2 September 2026
in Kalbar, Kebijakan, Kubu Raya, National, News, PEMPROV KALBAR
Api Gambut Sulit Dijinakkan, Norsan Perkuat Penanganan Karhutla Rasau Jaya
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUBU RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Sekunder C, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar, Ria Norsan turun langsung meninjau lokasi kebakaran pada Rabu (2/9/2026). Di lokasi, ia melihat langsung proses pemadaman yang telah dilakukan petugas gabungan selama dua hari.

Norsan mengatakan, karakter lahan gambut menjadi salah satu tantangan utama bagi petugas. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga dapat merambat dan bertahan di bawah lapisan tanah sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar.

“Hari ini kita lihat di Sekunder C ini kebakaran gambut. Cukup luas lahan gambut di sini sehingga pemadam juga kewalahan memadamkannya. Sudah dua hari petugas melakukan pemadaman di lokasi ini,” ujar Norsan.

Di tengah upaya pemadaman, Norsan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan, baik untuk pertanian maupun perkebunan.

Menurutnya, pembakaran lahan oleh satu pihak dapat menimbulkan dampak yang jauh lebih luas, terutama ketika asap menyebar ke permukiman dan wilayah sekitar.

“Saya mengimbau baik untuk pertanian maupun perkebunan, supaya tidak membakar lahan saat ini. Kasihan, gara-gara satu orang membakar, yang menjadi korban ribuan karena terkena asap,” tegasnya.

Norsan juga menyoroti potensi terganggunya aktivitas penerbangan. Lokasi karhutla yang relatif dekat dengan kawasan bandara membuat asap tebal berisiko mengganggu jarak pandang dan keselamatan penerbangan.

“Penerbangan juga bisa terganggu karena lokasi ini tidak jauh dari bandara,” tambahnya.

Api Diduga Merambat dari Sekunder B

Sekunder C merupakan kawasan yang cukup luas dengan sebagian area masih berupa lahan kosong. Berdasarkan keterangan petugas pemadam di lapangan, kobaran api diduga bermula dari kawasan Sekunder B sebelum kemudian merambat menuju area perkebunan masyarakat di Sekunder C.

“Menurut petugas pemadam, api berasal dari Sekunder B dan kemudian merambat ke sini,” kata Norsan.

Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara cepat agar kobaran api tidak menjalar semakin jauh, terutama ke area yang memiliki potensi mudah terbakar.

Pemprov Kalbar bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat terus memperkuat upaya pemadaman di lokasi.

Personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah munculnya titik kebakaran baru di sekitar kawasan.

Norsan menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Ia kembali meminta warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan menghentikan aktivitas pembakaran lahan.

“Mari bersama-sama mencegah munculnya titik api baru agar karhutla tidak semakin meluas dan dampaknya tidak semakin besar bagi masyarakat,” tukasnya.

Tags: dibakarKalimantan baratkarhutlaKebakaran hutan dan lahanKubu Raya
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal
Kebijakan

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Next Post
Karhutla Kalbar: 38 Ribu Hektare Terbakar, Lebih Separuh Sudah Ditangani

Karhutla Kalbar: 38 Ribu Hektare Terbakar, Lebih Separuh Sudah Ditangani

ASUS Bawa ExpertBook Ultra ke Pontianak, Laptop Bisnis Flagship dengan AI On-Device

ASUS Bawa ExpertBook Ultra ke Pontianak, Laptop Bisnis Flagship dengan AI On-Device

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Discussion about this post

Recommended

Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Tegaskan Kepala Desa Jadi Garda Terdepan Pembangunan

Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Tegaskan Kepala Desa Jadi Garda Terdepan Pembangunan

Terima Aspirasi Petani, Wagub Kalbar Soroti Tata Ruang dan Minta Konflik Agraria Dicek Langsung ke Lapangan

Terima Aspirasi Petani, Wagub Kalbar Soroti Tata Ruang dan Minta Konflik Agraria Dicek Langsung ke Lapangan

Dari Kebiasaan Kecil, Windy Prihastari Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan

Dari Kebiasaan Kecil, Windy Prihastari Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan

Pencarian Korban Diduga Diterkam Buaya di Sungai Karawang Resmi Dihentikan, Sulyadi Dinyatakan Hilang

Pencarian Korban Diduga Diterkam Buaya di Sungai Karawang Resmi Dihentikan, Sulyadi Dinyatakan Hilang

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com