pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Karhutla Kalbar: 38 Ribu Hektare Terbakar, Lebih Separuh Sudah Ditangani

Titik panas turun drastis

2 September 2026
in Kalbar, Kebijakan, Kubu Raya, National, News, PEMPROV KALBAR
Karhutla Kalbar: 38 Ribu Hektare Terbakar, Lebih Separuh Sudah Ditangani
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus digenjot. Meski jumlah titik panas mulai menunjukkan penurunan signifikan, pemerintah mengingatkan kondisi di lapangan masih sangat dinamis dan berpotensi kembali memburuk.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyebut jumlah titik panas yang sebelumnya sempat menembus lebih dari 2.000 titik kini turun menjadi sekitar 157 titik.

Penurunan tersebut terlihat saat Norsan meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Sekunder C, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/9/2026).

“Titik api semakin menurun. Dari yang sebelumnya lebih dari 2.000 titik, sekarang sekitar 157 titik,” ujar Norsan.

Namun, kondisi itu belum menjadi alasan untuk lengah. Menurut Norsan, perubahan cuaca, hembusan angin, hingga kebiasaan sebagian masyarakat membakar lahan dapat membuat jumlah titik api melonjak hanya dalam hitungan jam.

“Dalam waktu dua jam saja titik api bisa naik sampai 1.000 titik,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kalbar, Ridwan mengungkapkan, hingga awal September 2026, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 38.000 hektare.

Lahan yang terbakar tersebar di sejumlah kawasan, mulai dari hutan, areal penggunaan lain (APL), lahan pertanian hingga hutan produksi. Dari total luasan tersebut, lebih dari separuh telah mendapatkan penanganan di lapangan.

“Kalau dari 38.000 hektare itu sudah lebih dari separuh yang ditangani,” jelas Ridwan.

Ia menjelaskan, pendataan terhadap suatu wilayah sebagai area terbakar juga menunjukkan bahwa tim di lapangan telah melakukan langkah penanganan di lokasi tersebut.

Selain pengerahan personel di darat, Pemprov Kalbar terus mengoptimalkan operasi udara melalui water bombing. Upaya modifikasi cuaca juga dilakukan untuk membantu mendatangkan hujan di wilayah yang membutuhkan.

Meski demikian, pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) tidak bisa dilakukan sembarangan. Operasi tersebut sangat bergantung pada keberadaan awan potensial yang dapat menjadi media penyemaian garam (NaCl).

“OMC atau TMC tergantung pada bibit awan. Kalau tidak ada awan, tidak bisa dilakukan penyemaian,” terang Norsan.

Berdasarkan prakiraan BMKG, peluang hujan diperkirakan muncul pada 3 hingga 9 September. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu proses penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

Di tengah tren penurunan titik panas, Kabupaten Ketapang masih menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius.

Norsan mengatakan kepulan asap yang sangat tebal sempat menghambat pelaksanaan water bombing di wilayah tersebut. Kondisi jarak pandang yang terganggu membuat operasi pemadaman dari udara tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Yang paling parah sekarang titik api di Ketapang. Kemarin water bombing tidak bisa dilakukan karena asap sangat pekat. Mudah-mudahan hari ini sudah bisa dilakukan,” ungkapnya.

Pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan berbagai unsur lainnya terus memperkuat koordinasi untuk mempercepat pemadaman.

Norsan juga meminta masyarakat ikut mengambil peran dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan cara membakar, terutama selama musim kemarau.

Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada kekuatan personel dan peralatan, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk mencegah munculnya titik api baru.

“Kita harus bersama-sama menghentikan pembakaran lahan dan fokus menangani karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar,” tukasnya.

Tags: Kalimantan baratkarhutlaKebakaran hutan dan lahanKubu Raya
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal
Kebijakan

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Next Post
ASUS Bawa ExpertBook Ultra ke Pontianak, Laptop Bisnis Flagship dengan AI On-Device

ASUS Bawa ExpertBook Ultra ke Pontianak, Laptop Bisnis Flagship dengan AI On-Device

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Gubernur Kalbar Ingin Lahan Bekas Karhutla Kembali Produktif, Alat Berat Jadi Salah Satu Solusi

Ketapang Tanggap Darurat Karhutla, Pemprov Kalbar Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing

Ketapang Tanggap Darurat Karhutla, Pemprov Kalbar Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing

Discussion about this post

Recommended

Krisantus Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Masyarakat

Krisantus Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

Ria Norsan: Buruh Nadi Ekonomi Kalbar, Kesejahteraan Tak Bisa Ditawar

Wagub Kalbar Tegaskan Penguatan Tara Kelola Sawit dan Dukung Implementasi Eskpor Satu Pintu

Wagub Kalbar Tegaskan Penguatan Tara Kelola Sawit dan Dukung Implementasi Eskpor Satu Pintu

Siswi SMAN 7 Pontianak Raih Runner Up I Putri Daerah Kalbar 2026

Siswi SMAN 7 Pontianak Raih Runner Up I Putri Daerah Kalbar 2026

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com