pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home PEMPROV KALBAR

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

10 Agustus 2026
in PEMPROV KALBAR
28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta seluruh pihak tidak lengah menghadapi peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga Senin (10/8/2026), luas lahan terbakar di Kalbar telah mencapai 28.680,47 hektare.

Hal itu disampaikan Norsan saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Senin.

Rakor digelar secara virtual dari Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar dan diikuti jajaran Forkopimda, BPBD, TNI-Polri, BMKG, BNPB, serta perangkat daerah terkait.

Norsan mengatakan penanganan karhutla terus dilakukan di sejumlah wilayah. Pemerintah Provinsi Kalbar juga berkoordinasi dengan BNPB untuk memperkuat upaya pemadaman dan pencegahan.

“Yang terbakar sekitar 28.000 hektare. Untuk penanggulangan, kami terus melakukan upaya di lapangan,” kata Norsan.

Menurut dia, Pemprov Kalbar telah meminta dukungan BNPB untuk pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi syarat.

“Kami juga sudah memohon kepada Kepala BNPB untuk mendatangkan TMC. TMC-nya sudah ada, cuma sekarang titik awan belum bisa ditaburi oleh garam,” ujarnya.

Norsan berharap penanganan yang dilakukan bersama tidak sampai membuat karhutla berkembang seperti kebakaran besar yang pernah terjadi pada 2019.

“Mudah-mudahan dengan kita tetap siaga, kebakaran hutan tidak meluas seperti tahun 2019,” katanya.

Perladangan dengan Cara Membakar

Di tengah meningkatnya ancaman karhutla, Norsan juga mengingatkan masyarakat mengenai aturan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Ia menyinggung Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal. Menurutnya, pembukaan lahan dengan cara membakar diperbolehkan secara terbatas, tetapi harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Masyarakat, kata Norsan, wajib melaporkan kegiatan tersebut kepada kepala desa. Lahan yang akan dibakar juga harus dibuat sekat untuk mencegah api merambat.

“Kalau seandainya masyarakat mengikuti apa yang ditentukan dalam Perda itu, yang pertama kalau membakar minimal lapor dulu kepada kepala desa. Kemudian sebelum dibakar, ladang yang dua hektare dibuat sekat dulu, sekat parit, dan tidak meninggalkan api sebelum benar-benar padam,” jelasnya.

Ia menegaskan, kelalaian dalam proses pembakaran dapat menyebabkan api merambat dan berubah menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Kalau seandainya itu diikuti aturannya, tidak terjadi kebakaran meluas,” tambahnya.

Kubu Raya, Ketapang dan Mempawah Jadi Perhatian

Norsan menyebut Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Mempawah menjadi sejumlah wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla.

Kawasan tersebut memiliki hamparan lahan gambut yang rentan terbakar, terutama ketika kondisi cuaca kering.

Karena itu, Norsan meminta pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat pemantauan serta penanganan di lapangan.

“Jangan sampai kita lengah. Kita harus tetap siaga dan melakukan pencegahan sejak dini agar api tidak berkembang dan meluas,” tegasnya.

Ia menekankan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Pencegahan, deteksi dini, dan pemadaman secepat mungkin harus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah agar api tidak muncul dan kalau ada titik api segera ditangani,” kata Norsan.

Menurut dia, kondisi kemarau membuat api lebih mudah berkembang sehingga kesiapsiagaan seluruh pihak menjadi penting.

“Kita tidak boleh lengah, karena kondisi kemarau seperti sekarang sangat mudah menyebabkan api meluas,” pungkasnya.

Tags: KalbarkarhutlaNorsan
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Discussion about this post

Recommended

China’s Peng banned and fined for Wimbledon corruption attempt

Direktur PDAM Bengkayang dan Auditor BPK Ditangkap, Bawa Rp400 Juta

Direktur PDAM Bengkayang dan Auditor BPK Ditangkap, Bawa Rp400 Juta

Kang Maman: Di Cerlang, Anak Tak Sekadar Belajar Membaca, tetapi Membaca Kehidupan

Kang Maman: Di Cerlang, Anak Tak Sekadar Belajar Membaca, tetapi Membaca Kehidupan

Buka Konferensi II GERDAYAK Kalbar, Gubernur Ria Norsan: Pemuda Cerdas Penentu Masa Depan Bangsa

Buka Konferensi II GERDAYAK Kalbar, Gubernur Ria Norsan: Pemuda Cerdas Penentu Masa Depan Bangsa

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com