pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut

7 Agustus 2026
in Kalbar, KOMUNITAS DAN FIGUR
Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMBAS – Keterbatasan kuota solar bersubsidi memaksa sebagian nelayan di Desa SB Kuala, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, mengurangi aktivitas melaut.

Bahkan, ketika jatah solar habis, mereka terpaksa berhenti melaut atau membeli solar eceran dengan harga yang jauh lebih mahal, sehingga keuntungan dari hasil tangkapan semakin menipis.

Keluhan itu disampaikan para nelayan yang mengaku pasokan solar bersubsidi yang mereka terima setiap pekan jauh dari kebutuhan operasional.

Rolidi, salah seorang nelayan, mengatakan kebutuhan solar untuk melaut mencapai 30 hingga 40 liter dalam sepekan. Namun, dari SPBU di Kecamatan Jawai, ia hanya memperoleh sekitar 18 liter solar bersubsidi.

“Dalam seminggu saya biasanya hanya dapat sekitar 18 liter solar, padahal kebutuhan untuk melaut bisa mencapai 30 sampai 40 liter. Jadi jelas tidak mencukupi,” katanya.

Akibat keterbatasan tersebut, Rolidi kerap menghentikan aktivitas melaut setelah jatah solar habis. Jika tetap ingin mencari ikan, ia harus membeli solar eceran seharga Rp15.000 hingga Rp16.000 per liter.

“Kalau solar habis, saya terpaksa tidak melaut. Kalaupun tetap melaut, biasanya beli solar eceran. Tapi solar eceran juga kadang susah didapat,” ujarnya.

Menurut Rolidi, tingginya harga solar eceran membuat biaya operasional membengkak sehingga hasil penjualan ikan sering kali tidak mampu menutup ongkos melaut.

“Kalau terus beli solar eceran, hasil melaut kadang tidak cukup untuk menutup biaya. Kami berharap pemerintah bisa menambah kuota solar bersubsidi agar kebutuhan nelayan selama satu minggu bisa terpenuhi,” tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan Bustani. Ia mengaku membutuhkan sekitar 4 hingga 5 liter solar setiap hari untuk melaut. Namun, dalam sepekan ia hanya bisa membeli solar bersubsidi senilai sekitar Rp100 ribu.

“Dalam sehari saya butuh sekitar 4 sampai 5 liter solar. Tapi di SPBU hanya bisa beli sekitar Rp100 ribu untuk satu minggu. Jumlah itu jelas tidak cukup,” katanya.

Kondisi itu membuat Bustani hanya mampu melaut sekitar empat hari dalam sepekan. Setelah jatah solar habis, ia memilih berhenti bekerja karena solar eceran juga sulit ditemukan.

“Kalau solar sudah habis, saya tidak bisa melaut lagi. Solar eceran pun kadang tidak ada. Padahal melaut ini pekerjaan kami untuk menghidupi keluarga,” ujarnya.

Para nelayan berharap pemerintah bersama instansi terkait mengevaluasi distribusi sekaligus menambah kuota solar bersubsidi bagi nelayan kecil di Kecamatan Jawai.

Menurut mereka, ketersediaan BBM menjadi faktor utama agar aktivitas melaut tetap berjalan dan penghasilan nelayan tidak terus menurun.

Tags: KalbarNelayanPontianakSambas
Admin

Admin

Related Posts

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”
Entertainment

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara
image

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare
Kalbar

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Next Post
Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Landak, Pelaku Masih Diburu

Wagub Krisantus Siapkan Lapangan Tembak Kalbar untuk Pembinaan Atlet

Wagub Krisantus Siapkan Lapangan Tembak Kalbar untuk Pembinaan Atlet

Discussion about this post

Recommended

Tiga Kabupaten Bersatu, Naik Dango ke-41 di Kubu Raya Jadi Momentum Pelestarian Budaya Dayak

Tiga Kabupaten Bersatu, Naik Dango ke-41 di Kubu Raya Jadi Momentum Pelestarian Budaya Dayak

Terpilih Pimpin Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Bidik Penguatan Organisasi hingga Akar Rumput

Terpilih Pimpin Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Bidik Penguatan Organisasi hingga Akar Rumput

Ngurah Rai International Airport To Close For 24 Hours For Nyepi

Edi Kamtono Bawa Aspirasi Kota-Kota Kalimantan ke Rakernas APEKSI, Desak Reformasi Fiskal dan Pemerataan Manfaat IKN

Edi Kamtono Bawa Aspirasi Kota-Kota Kalimantan ke Rakernas APEKSI, Desak Reformasi Fiskal dan Pemerataan Manfaat IKN

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Rumah Jurnalis Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

Trending

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak
Entertainment

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

by Admin
0

PONTIANAK - Pontianak tak hanya akan menjadi panggung pertarungan pebulu tangkis nasional dan internasional. Empat legenda bulutangkis...

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com