pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Peneliti Untan dan Undana Kaji Model Hukum Perlindungan Hak Ekonomi Warga Perbatasan di Entikong

3 Agustus 2026
in Kalbar
Peneliti Untan dan Undana Kaji Model Hukum Perlindungan Hak Ekonomi Warga Perbatasan di Entikong
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SANGGAU – Tim peneliti Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan) bersama Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, untuk menyusun model hukum yang memperkuat perlindungan hak ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

FGD bertajuk Perumusan Model Hukum BORDERS-HR dalam Perlindungan Hak Ekonomi Masyarakat Perbatasan itu berlangsung di Aula Kantor Camat Entikong, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian terapan yang didanai Program Hibah Penelitian BIMA Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.

Sekitar 30 peserta dari berbagai unsur mengikuti diskusi, mulai dari pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Bea Cukai, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengelola BUMDes, pedagang, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat.

Anggota tim peneliti, Dr. Evi Purwanti, menjelaskan penelitian tersebut mengembangkan konsep BORDERS-HR (Border-Oriented Rights and Duties for Economic & Social Human Rights), yakni kerangka hukum yang menempatkan masyarakat perbatasan sebagai pemegang hak ekonomi sekaligus menegaskan tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan.

Menurut Evi, masyarakat di wilayah perbatasan menghadapi tantangan yang berbeda dengan daerah lain karena aktivitas ekonominya dipengaruhi hukum nasional sekaligus aturan kerja sama antarnegara.

“Melalui penelitian ini, kami ingin memosisikan masyarakat sebagai subjek pemegang hak, sementara negara memiliki kewajiban memberikan perlindungan terhadap hak-hak ekonomi mereka,” ujarnya.

Dalam diskusi, peserta menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam aktivitas ekonomi lintas batas, mulai dari hambatan perdagangan, akses terhadap fasilitas ekonomi di kawasan PLBN, hingga kebutuhan akan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Camat Entikong Miko Martoyo menyambut baik penelitian tersebut. Ia berharap hasil kajian dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat perlindungan hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hidup di kawasan perbatasan.

FGD di Entikong menjadi tahap awal pengumpulan data lapangan. Selanjutnya, tim peneliti melaksanakan diskusi serupa di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat perbatasan.

Ketua tim peneliti Dr. Budi Hermawan Bangun mengatakan hasil dari kedua FGD akan menjadi bahan penyusunan dan validasi Model Hukum BORDERS-HR. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada perlindungan hak ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan negara.

Tags: EntikongKalbarSanggau
Admin

Admin

Related Posts

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare
Kalbar

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut
Kalbar

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Bergerak, Wagub Krisantus Dorong Percepatan Infrastruktur Strategis
Kalbar

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Bergerak, Wagub Krisantus Dorong Percepatan Infrastruktur Strategis

Next Post
Sambut Kepala Staf Kepresidenan, Wagub Krisantus Tegaskan Kalbar Siap Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Alumina

Sambut Kepala Staf Kepresidenan, Wagub Krisantus Tegaskan Kalbar Siap Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Alumina

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Bergerak, Wagub Krisantus Dorong Percepatan Infrastruktur Strategis

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Bergerak, Wagub Krisantus Dorong Percepatan Infrastruktur Strategis

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut

Discussion about this post

Recommended

SPARKA–PERISAI Desak Cabut Laporan Polisi dan Bentuk Satgas Konflik Adat PT Mayawana Persada

SPARKA–PERISAI Desak Cabut Laporan Polisi dan Bentuk Satgas Konflik Adat PT Mayawana Persada

Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Baru Kalbar, Harisson Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Baru Kalbar, Harisson Dorong Penguatan Ekosistem Halal

Food truck offers free food for earthquake-affected tourists in Lombok

Sekda Harisson Sampaikan Jawaban Pemprov Kalbar atas Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Sekda Harisson Sampaikan Jawaban Pemprov Kalbar atas Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Rumah Jurnalis Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

Trending

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak
Entertainment

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

by Admin
0

PONTIANAK - Pontianak tak hanya akan menjadi panggung pertarungan pebulu tangkis nasional dan internasional. Empat legenda bulutangkis...

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com