KUBU RAYA – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026di Kabupaten Kubu Raya.
Momentum tersebut dimanfaatkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Erlina Ria Norsan, untuk mengajak seluruh kader PKK memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Ajakan itu disampaikan Erlina saat menghadiri Senam Bersama HKG PKK Ke-54 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan diikuti ratusan kader PKK dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dan menjadi simbol kuatnya solidaritas serta komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.
Turut hadir Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Donata Krisantus, Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, para Ketua TP PKK kabupaten/kota, serta jajaran pengurus PKK se-Kalimantan Barat.
Mengusung semangat memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan, HKG PKK tahun ini menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh kader untuk mempererat sinergi sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Dalam sambutannya, Erlina Norsan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan HKG PKK Ke-54. Menurutnya, usia PKK yang kini memasuki lebih dari lima dekade menjadi bukti bahwa organisasi ini terus tumbuh dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah PKK telah berusia 54 tahun. Ini merupakan usia yang menunjukkan kematangan organisasi. Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di bawah kepemimpinan Bapak Sujiwo beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik,” ujarnya.
Erlina menegaskan, tantangan pembangunan keluarga yang semakin kompleks menuntut kader PKK untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, implementasi 10 Program Pokok PKK harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, mulai dari penguatan pola asuh keluarga, peningkatan kesehatan dan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Di usia ke-54 ini, mari kita terus memperkuat sinergi, menghadirkan inovasi, dan melakukan aksi nyata melalui 10 Program Pokok PKK. Saya berharap semangat kader PKK di seluruh Kalimantan Barat semakin kokoh dalam membangun keluarga yang berkualitas demi terwujudnya Kalimantan Barat yang maju dan sejahtera,” ajaknya.
Ia juga berharap peringatan HKG PKK tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Semoga momentum ini menjadi penyemangat bagi seluruh TP PKK kabupaten dan kota untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga,” katanya.
Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan senam bersama juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Sementara itu, Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Krisantus, mengapresiasi tingginya antusiasme para kader yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun menjadi modal penting dalam memperkuat pelaksanaan program PKK hingga ke tingkat desa.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat silaturahmi. Bidang I memiliki fokus pada penghayatan dan pengamalan Pancasila serta penguatan semangat gotong royong. Mari kita terus menggerakkan program PKK hingga ke desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian HKG PKK Ke-54 di Kabupaten Kubu Raya turut dimeriahkan dengan pameran produk UMKM binaan PKK, pelayanan kesehatan bagi masyarakat, serta penilaian Rumah Dilan (Pendidikan dan Keterampilan) yang diikuti perwakilan dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Melalui peringatan HKG PKK Ke-54, TP PKK Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang tangguh, produktif, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan Kalimantan Barat.
















Discussion about this post