KUBU RAYA – Kepolisian mengingatkan para pengusaha ekspedisi dan pemilik angkutan barang untuk memastikan kendaraan yang dioperasikan dalam kondisi laik jalan.
Imbauan itu disampaikan setelah sebuah truk mengalami patah as roda di kawasan Jembatan Kapuas Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang mengakibatkan kemacetan panjang sejak Minggu (5/7/2026).
Kasat Lantas Polres Kubu Raya Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, kendaraan yang mengalami kerusakan tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, terutama dari arah Bundaran Mayor Alianyang menuju Sungai Ambawang.
“Kami mengimbau kepada para pemilik angkutan ekspedisi maupun angkutan lainnya agar benar-benar memperhatikan kesiapan kendaraan, kelayakan jalan, dan aspek keselamatan. Jangan berspekulasi di jalan raya,” kata Ade, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, kepolisian setiap hari telah menempatkan tujuh personel untuk mengatur lalu lintas di kawasan Jembatan Kapuas Dua. Namun, upaya tersebut belum menjadi solusi permanen apabila masih terjadi kendaraan mogok atau mengalami kerusakan di jalur tersebut.
“Kami sudah menempatkan tujuh personel setiap hari untuk mengatur lalu lintas. Tetapi itu bukan solusi jangka panjang. Jika ada kendaraan mogok atau mengalami kerusakan di atas jembatan, personel yang ada tentu kewalahan mengurai kemacetan,” ujarnya.
Ade mengatakan, berdasarkan evaluasi di lapangan, sejumlah kemacetan di kawasan Jembatan Kapuas Dua dipicu oleh kendaraan angkutan yang mengalami gangguan teknis saat melintas.
Kerusakan yang ditemukan beragam, mulai dari kehabisan bahan bakar, gangguan mesin, ban pecah, hingga kerusakan berat seperti patah as roda.
Karena itu, ia meminta para pengusaha dan pemilik armada melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh sebelum beroperasi, termasuk kondisi mesin, sistem pengereman, ban, serta memastikan ketersediaan bahan bakar.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan agar tidak mengganggu keselamatan maupun kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah truk angkutan barang mengalami patah as roda sesaat sebelum menaiki Jembatan Kapuas Dua pada Minggu (5/7). Kendaraan tersebut sempat berada di pangkal jembatan hingga memicu antrean panjang kendaraan di ruas Jalan Trans Kalimantan, baik menuju maupun keluar Kota Pontianak.
















Discussion about this post