KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan tidak boleh lagi ada perbedaan antara masyarakat “asli” dan “pendatang” di Kalimantan Barat.
Menurutnya, seluruh warga yang hidup, bekerja, dan mengabdi di Bumi Khatulistiwa merupakan bagian yang sama dalam membangun daerah.
Pesan tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rema Muda ke-37 di Parit Masigi, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (4/7/2026) malam.
Di hadapan ratusan masyarakat dan pemuda yang hadir, Krisantus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Kalimantan Barat yang dihuni oleh 24 suku bangsa.
“Semua yang hidup, beranak cucu, bekerja, dan mengabdi di Kalimantan Barat adalah putra-putri Kalimantan Barat. Tidak ada lagi istilah asli atau pendatang. Kita semua adalah keluarga besar Kalimantan Barat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau organisasi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat maupun memicu konflik.
“Saya tidak akan mentoleransi kelompok ataupun organisasi kemasyarakatan yang berpotensi memecah belah persatuan atau menimbulkan konflik di daerah ini,” ujarnya.
Menurut Krisantus, keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat. Ia menyebut provinsi ini sebagai miniatur Indonesia karena masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya mampu hidup berdampingan secara harmonis.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif demi mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Rema Muda yang telah mampu mempertahankan eksistensinya selama 37 tahun.
“Tiga puluh tujuh tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini membuktikan Rema Muda mampu terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan positif,” katanya.
Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut terus berkembang, semakin solid, dan mampu melahirkan program-program sosial, budaya, serta kepemudaan yang semakin mempererat persatuan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan sportivitas generasi muda, Krisantus turut menyerahkan piala bergilir kepada juara umum rangkaian perlombaan HUT Rema Muda ke-37.
Penyerahan piala menjadi simbol apresiasi atas semangat kebersamaan, kerja keras, dan kompetisi sehat yang ditunjukkan seluruh peserta.
Perayaan HUT Rema Muda ke-37 berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus mendorong generasi muda untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan dengan menjaga persatuan dan merawat keberagaman sebagai kekuatan Kalimantan Barat.
















Discussion about this post