pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Balala Dimulai, Kabupaten Landak “Terkunci” 24 Jam, Warga Dilarang Beraktivitas di Luar Rumah

6 Juni 2026
in Kalbar, Tokoh Lokal
Balala Dimulai, Kabupaten Landak “Terkunci” 24 Jam, Warga Dilarang Beraktivitas di Luar Rumah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LANDAK – Seluruh wilayah Kabupaten Landak memasuki masa Pantang Nagari atau Balala selama 24 jam penuh mulai Jumat (5/6/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 18.00 WIB.

Selama periode tersebut, masyarakat diwajibkan menghentikan berbagai aktivitas dan tidak diperkenankan keluar rumah sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi adat Dayak Kanayatn yang telah diwariskan turun-temurun.

Dimulainya ritual Balala ditandai dengan pelaksanaan baremah tutup saka atau penutupan persimpangan jalan menggunakan simbol adat berupa daun kelapa. Salah satu prosesi berlangsung di Tugu Batu Pakat Binua Pantu Seratus, kawasan Terminal Bus Ngabang, Jumat sore.

Ritual serupa digelar serentak di kampung-kampung yang menjadi wilayah komunitas adat Dayak Kanayatn, tidak hanya di Kabupaten Landak tetapi juga di sebagian wilayah Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya.

Selama Balala berlangsung, seluruh aktivitas ekonomi dan pelayanan non-darurat dihentikan. Pertokoan, pasar, hingga kegiatan usaha lainnya tutup sementara. Hanya layanan yang berkaitan dengan keadaan darurat seperti kesehatan, kepolisian, pemadam kebakaran, dan kelistrikan yang tetap diperbolehkan beroperasi.

Bendahara Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak, Cahyatanus, menjelaskan Balala merupakan bagian dari siklus budaya masyarakat Dayak Kanayatn menjelang dimulainya musim berladang atau Bahuma.

Menurutnya, setelah Balala masyarakat akan memasuki tahapan Ngawah, yakni mencari pertanda dan petunjuk alam sebelum menentukan lokasi ladang yang akan dikelola.

“Ngawah dilakukan untuk melihat tanda-tanda alam sebagai petunjuk dan memohon berkat dari Jubata sebelum memulai aktivitas berladang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Balala bukan sekadar tradisi adat, melainkan juga bentuk refleksi hubungan manusia dengan alam. Dalam masa pantang tersebut, masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

“Selama Balala kita berhenti melakukan kegiatan yang dapat melukai alam. Ini menjadi momentum untuk menghormati dan memberi kesempatan alam beristirahat,” katanya.

Berbagai larangan diberlakukan selama ritual berlangsung, antara lain tidak boleh menebang pohon, membakar lahan, membunuh hewan, memetik tumbuhan, maupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman lingkungan.

Masyarakat juga diwajibkan mematuhi aturan keluar-masuk rumah. Warga yang sedang dalam perjalanan diperbolehkan pulang sebelum masa pantang dimulai, tetapi setelah berada di rumah tidak boleh keluar kembali hingga Balala berakhir. Sebaliknya, mereka yang masih berada di luar wilayah harus menunggu hingga masa pantang selesai sebelum kembali.

Timanggong Binua Pantu Seratus, Amat, mengatakan Balala merupakan bagian dari rangkaian panjang tradisi masyarakat Dayak Kanayatn yang berkaitan erat dengan siklus pertanian.

Setelah panen padi dan perayaan syukur Naik Dango atau Beroah, masyarakat menjalani Balala sebagai bentuk penghormatan kepada alam sebelum memasuki musim tanam berikutnya.

“Melalui Balala, masyarakat memberi kesempatan kepada alam untuk beristirahat selama satu kali dua puluh empat jam. Karena itu tidak boleh ada aktivitas yang mengganggu keseimbangan alam,” ujarnya.

Dalam kepercayaan adat, pelanggaran terhadap pantangan Balala diyakini dapat membawa dampak buruk karena dianggap mengganggu ketenteraman alam dan roh penjaga lingkungan.

Selain konsekuensi kepercayaan adat, pelanggar juga dapat dikenai sanksi adat. Salah satu hukuman yang berlaku adalah kewajiban membayar denda berupa seekor babi dan perlengkapan adat lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Landak bersama lembaga adat tengah mengusulkan Balala sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada Kementerian Kebudayaan. Harapannya, tradisi tersebut dapat memperoleh pengakuan lebih luas dan menjadi bagian penting dari kalender budaya nasional.

Tags: BalalaKalbarLandakPontianak
Admin

Admin

Related Posts

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara
image

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare
Kalbar

Karhutla Kalbar Terparah Keempat di Indonesia, Lahan Terbakar Diperkirakan Capai 2.000 Hektare

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut
Kalbar

Kuota Solar Bersubsidi Tak Cukup, Nelayan Sambas Terpaksa Kurangi Hari Melaut

Next Post
Ria Norsan Minta PAN Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kalbar

Ria Norsan Minta PAN Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kalbar

Dari Kampus ke Sawah, Norsan Minta Untan Lahirkan Inovasi untuk Masa Depan Pertanian Kalbar

Dari Kampus ke Sawah, Norsan Minta Untan Lahirkan Inovasi untuk Masa Depan Pertanian Kalbar

Gubernur Norsan Perkuat Sinergi dengan PERHIPTANI, Dorong Pertanian Modern Wujudkan Ketahanan Pangan Kalbar

Gubernur Norsan Perkuat Sinergi dengan PERHIPTANI, Dorong Pertanian Modern Wujudkan Ketahanan Pangan Kalbar

Discussion about this post

Recommended

Ribuan Warga Padati Sungai Jawi Ikuti Lomba Mancing HUT ke-62 Bank Kalbar

Ribuan Warga Padati Sungai Jawi Ikuti Lomba Mancing HUT ke-62 Bank Kalbar

Gubernur Kalbar Tegaskan Pentingnya Sinergi Antarprovinsi Pada Raker APPSI di Lombok

Gubernur Kalbar Tegaskan Pentingnya Sinergi Antarprovinsi Pada Raker APPSI di Lombok

Norsan Perkuat Inklusi Keuangan, Dorong Ekonomi Kalbar Tumbuh Lebih Merata

Norsan Perkuat Inklusi Keuangan, Dorong Ekonomi Kalbar Tumbuh Lebih Merata

Annual open water swim returns to Western Australia in February

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Malaysia Market Stories May Day Mempawah National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar PKK PLN Pontianak Ria Norsan Rumah Jurnalis Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Di Balik Seprah Robo’-Robo’, Ada Doa dan Ingatan yang Terus Dijaga

Band Metalcore Pontianak Meet On Friday Rilis Single Perdana “Sabda”

Dua Pelajar Kembar Pontianak Bawa Tari Kalbar ke Istana Negara

28.680 Hektare Lahan Terbakar, Gubernur Norsan Minta Kalbar Tak Lengah Hadapi Karhutla

Trending

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak
Entertainment

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

by Admin
0

PONTIANAK - Pontianak tak hanya akan menjadi panggung pertarungan pebulu tangkis nasional dan internasional. Empat legenda bulutangkis...

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

Jatim-Kalbar Buka Peluang Pasar dan Investasi Lewat Misi Dagang

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com