SAMBAS – Pengibaran dan pembagian 1.000 Bendera Merah Putih dalam rangka Ekspedisi Merah Putih di kawasan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (1/8/2026), disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Kepala Desa Temajuk, Agil Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat yang tinggal di beranda terdepan Indonesia.
“Melalui pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih ini, kami berharap rasa cinta Tanah Air masyarakat perbatasan semakin kuat sehingga bersama-sama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurut Agil, tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan itu menunjukkan bahwa semangat kebangsaan di Temajuk tetap terpelihara. Warga dari berbagai kalangan hadir sejak pagi untuk mengikuti prosesi pengibaran dan pembagian bendera.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap Indonesia tetap hidup di wilayah perbatasan,” katanya.
Di balik semarak pengibaran Merah Putih, masyarakat Temajuk juga menyimpan harapan besar agar Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk segera kembali beroperasi. Sejak ditutup akibat pandemi COVID-19 pada 2019, aktivitas lintas batas yang selama ini menjadi denyut ekonomi masyarakat ikut terhenti.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat PLB bisa segera dibuka sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian Temajuk kembali bergerak,” ungkapnya.
Ia menilai keberadaan PLB sangat penting untuk mendukung sektor perdagangan, perikanan, dan pariwisata yang menjadi potensi utama desa. Pembukaan kembali akses lintas batas diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan serta membuka peluang pasar bagi produk lokal, termasuk kuliner khas Indonesia dan hasil tangkapan nelayan Temajuk.
“PLB bukan hanya akses keluar masuk, tetapi juga pintu bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat. Kami berharap Temajuk semakin maju tanpa kehilangan semangat kebangsaannya sebagai wilayah perbatasan Indonesia,” pungkasnya.
















Discussion about this post