pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Lifestyle

Zulhas Saat Kunker ke Kalbar: Pupuk Subsidi Kini Tiba Sebelum Musim Tanam

5 Juni 2026
in Lifestyle, National, PEMPROV KALBAR, UMKM
Zulhas Saat Kunker ke Kalbar: Pupuk Subsidi Kini Tiba Sebelum Musim Tanam
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan persoalan keterlambatan pupuk bersubsidi yang selama ini dikeluhkan petani mulai teratasi. Berkat penyederhanaan aturan distribusi, pupuk kini dapat diterima petani sebelum musim tanam dimulai.

Dalam kegiatan Rembuk Tani di Pontianak, Jumat (5/6/2026), Zulhas menegaskan pemerintah memangkas rantai birokrasi yang selama bertahun-tahun membuat penyaluran pupuk lambat dan berbelit. Dengan aturan baru yang didukung penuh Presiden Prabowo Subianto, distribusi pupuk bersubsidi kini dilakukan lebih cepat dan langsung kepada petani yang terdaftar.

“Pupuk harus sudah tersedia sebelum waktu tanam. Karena itu aturan yang berbelit kita pangkas. Sekarang penyaluran dari Pupuk Indonesia langsung ke petani terdaftar,” kata Zulhas.

Ia menjelaskan perubahan tersebut diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang kemudian disempurnakan melalui Perpres Nomor 113 Tahun 2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi.

Dampaknya, petani kini dapat menebus pupuk sejak awal tahun sesuai alokasi yang dimiliki tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang. Menurut Zulhas, ketersediaan pupuk tepat waktu menjadi salah satu kunci meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

“Yang ingin kita perbaiki adalah kesejahteraan petani. Salah satu syarat utamanya pupuk harus tersedia saat dibutuhkan,” ujarnya.

Selain mempercepat distribusi, pemerintah juga mempertahankan kebijakan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen yang telah berlaku sejak Oktober 2025. Kebijakan ini dinilai mampu meringankan beban petani di tengah gejolak harga global dan pelemahan nilai tukar rupiah.

“Harga pupuk subsidi masih didiskon 20 persen. Saat harga dunia naik, pemerintah justru memberikan keringanan. Ini bentuk keberpihakan Presiden kepada petani agar target swasembada pangan tercapai,” tegasnya.

Zulhas mengungkapkan berbagai kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga Juni 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secara nasional telah menembus lebih dari 4 juta ton dari total alokasi 9,8 juta ton.

Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero), Wono Budi Tjahyono, menyebut kemudahan tata kelola yang diberikan pemerintah turut mendorong peningkatan serapan pupuk di berbagai daerah.

Untuk Kalimantan Barat, pemerintah tahun ini mengalokasikan 183.745 ton pupuk bersubsidi yang terdiri dari Urea, NPK Phonska, Petroganik, dan SP-36. Hingga 4 Juni 2026, penebusan pupuk oleh petani telah mencapai 81.657 ton atau sekitar 44 persen dari total alokasi.

“Angka serapan ini cukup tinggi dan menunjukkan bahwa perubahan tata kelola distribusi pupuk berjalan efektif,” kata Wono.

Sebagai antisipasi kebutuhan petani, Pupuk Indonesia juga menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 825.147 ton. Khusus Kalimantan Barat, stok yang tersedia mencapai 9.701 ton, terdiri dari Urea, NPK Phonska, dan pupuk organik, atau berada di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Pupuk Indonesia turut menyerahkan bantuan pupuk kepada petani di Pontianak sebagai dukungan peningkatan produktivitas pertanian dan percepatan swasembada pangan nasional.

Tags: KalbarPontianakPupukZulkifi Hasan
Admin

Admin

Related Posts

Wagub Kalbar Dorong Kesadaran Perencanaan Warisan Demi Ketahanan Ekonomi Keluarga
PEMPROV KALBAR

Wagub Kalbar Dorong Kesadaran Perencanaan Warisan Demi Ketahanan Ekonomi Keluarga

Tinjau Temajuk dan Teluk Melano, Gubernur Norsan Tegaskan Komitmen Majukan Kawasan Perbatasan
PEMPROV KALBAR

Tinjau Temajuk dan Teluk Melano, Gubernur Norsan Tegaskan Komitmen Majukan Kawasan Perbatasan

PLB Temajuk Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, Norsan Siapkan Perbatasan Jadi Motor Ekonomi Baru
PEMPROV KALBAR

PLB Temajuk Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, Norsan Siapkan Perbatasan Jadi Motor Ekonomi Baru

Next Post
Hari Lingkungan Hidup, Zulhas Dorong Sampah Jadi Energi untuk Hadapi Tiga Krisis Global

Hari Lingkungan Hidup, Zulhas Dorong Sampah Jadi Energi untuk Hadapi Tiga Krisis Global

DLH Pontianak Uji Eco Enzym, Cari Solusi Atasi Parit Berbau

DLH Pontianak Uji Eco Enzym, Cari Solusi Atasi Parit Berbau

Balala Dimulai, Kabupaten Landak “Terkunci” 24 Jam, Warga Dilarang Beraktivitas di Luar Rumah

Balala Dimulai, Kabupaten Landak “Terkunci” 24 Jam, Warga Dilarang Beraktivitas di Luar Rumah

Discussion about this post

Recommended

Peringati Hari Bumi 2026, Ria Norsan dan Krisantus Kompak Tanam Pohon di Pontianak

Peringati Hari Bumi 2026, Ria Norsan dan Krisantus Kompak Tanam Pohon di Pontianak

Gema Membangun Desa di Temajuk, Ria Norsan Serap Aspirasi Warga untuk Penyusunan APBD 2027

Gema Membangun Desa di Temajuk, Ria Norsan Serap Aspirasi Warga untuk Penyusunan APBD 2027

DLH Pontianak Uji Eco Enzym, Cari Solusi Atasi Parit Berbau

DLH Pontianak Uji Eco Enzym, Cari Solusi Atasi Parit Berbau

Kejar Target UCJ 45,58 Persen, Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi

Kejar Target UCJ 45,58 Persen, Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Festival
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Amirullah Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United Budget Travel Buruh Chopper Bike Edi Kamtono Festival kuliner gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kalbar Kalimantan barat Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Makanan lokal Malaysia Market Stories May Day National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar penghargaan perbatasan perekonomian daerah pertumbuhan ekonomi Pontianak PRP rekor muri Ria Norsan Sambas Sanggau Sekadau Sekda Kalbar Sintang suku dayak Temajuk Tenggelam Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

PLB Temajuk Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, Norsan Siapkan Perbatasan Jadi Motor Ekonomi Baru

Job Fit Dimulai, Pemkot Pontianak Siapkan Pengisian Dua Jabatan Strategis

Norsan Soroti Garam, Pariwisata hingga Jembatan Putus di Temajuk Sambas

Ria Norsan Bidik Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan, Infrastruktur dan Ekowisata Jadi Prioritas

Truk Trailer Hantam Bus Damri Mogok di Batu Layang Pontianak, Sopir Tewas Terlindas

Tanam Pohon di Pantai Camar Bulan, Ria Norsan Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan

Trending

Wagub Kalbar Dorong Kesadaran Perencanaan Warisan Demi Ketahanan Ekonomi Keluarga
PEMPROV KALBAR

Wagub Kalbar Dorong Kesadaran Perencanaan Warisan Demi Ketahanan Ekonomi Keluarga

by Admin
0

PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya perencanaan warisan sebagai bagian dari upaya menjaga...

Irnanda Firmanda, Petinju Muda Kubu Raya, Tembus Pelatnas dan Siap Hadapi Kejuaraan Asia

Irnanda Firmanda, Petinju Muda Kubu Raya, Tembus Pelatnas dan Siap Hadapi Kejuaraan Asia

Tinjau Temajuk dan Teluk Melano, Gubernur Norsan Tegaskan Komitmen Majukan Kawasan Perbatasan

Tinjau Temajuk dan Teluk Melano, Gubernur Norsan Tegaskan Komitmen Majukan Kawasan Perbatasan

PLB Temajuk Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, Norsan Siapkan Perbatasan Jadi Motor Ekonomi Baru

PLB Temajuk Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, Norsan Siapkan Perbatasan Jadi Motor Ekonomi Baru

Job Fit Dimulai, Pemkot Pontianak Siapkan Pengisian Dua Jabatan Strategis

Job Fit Dimulai, Pemkot Pontianak Siapkan Pengisian Dua Jabatan Strategis

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com