pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Air PDAM Kerap Payau, Wagub Kalbar Dorong SPAM Regional

Pemprov Kalbar dorong solusi permanen menyoal air payau

22 September 2026
in Kalbar, Kebijakan, National, News, PEMPROV KALBAR, PERISTIWA
Air PDAM Kerap Payau, Wagub Kalbar Dorong SPAM Regional
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUBU RAYA – Persoalan air bersih di Kalimantan Barat tidak cukup hanya diatasi dengan membagikan air saat kondisi darurat. Pemerintah Provinsi Kalbar mulai mendorong solusi yang lebih permanen menyusul persoalan air payau yang kembali terjadi di sejumlah wilayah.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) segera mengkaji pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang dapat melayani kebutuhan air bersih lintas kabupaten.

Dorongan itu disampaikan Krisantus saat meninjau instalasi pengolahan air bersih milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kalbar di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Patria Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (22/9/2026).

Di lokasi tersebut, Krisantus melihat langsung proses pengolahan air baku hingga menjadi air yang lebih jernih sebelum didistribusikan kepada masyarakat menggunakan truk tangki.

Ia mengapresiasi langkah PMI Kalbar yang ikut membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Selama ini kalau kita mendengar PMI, yang terbayang adalah urusan darah. Orang kekurangan darah, rumah sakit membutuhkan darah, pasien membutuhkan darah, semuanya menghubungi PMI,” kata Krisantus.

Namun, menurutnya, peran PMI kini berkembang dengan ikut menjawab persoalan kebutuhan air bersih.

“Tetapi kali ini bukan hanya darah. PMI juga menyediakan air bersih. Ini sebuah inovasi yang luar biasa dan patut kita apresiasi,” ujarnya.

Air yang telah melalui proses pengolahan kemudian ditampung dan diangkut menggunakan truk untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Krisantus mengatakan air tersebut sudah jernih dan dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat, dengan catatan harus dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

“Hari ini saya juga melepas air yang sudah dilakukan pengolahan. Airnya sudah jernih dan layak digunakan masyarakat, dengan catatan sebelum dikonsumsi harus dimasak terlebih dahulu,” jelasnya.

Tak Bisa Terus Mengandalkan Penanganan Darurat

Meski mengapresiasi langkah PMI, Krisantus menilai distribusi air bersih hanya menjadi solusi sementara.

Ia menyoroti persoalan air PDAM yang berubah payau hingga terasa asin ketika kondisi kekeringan terjadi. Persoalan tersebut, kata dia, bukan kejadian baru karena berulang hampir setiap tahun.

“Bencana seperti ini terjadi hampir setiap tahun. Walaupun tidak selalu separah sekarang, tetapi persoalan air payau tetap terjadi,” tegasnya.

Kondisi air yang semakin asin juga dinilai dapat menimbulkan dampak lain bagi masyarakat.

Selain mengganggu kebutuhan sehari-hari, air payau disebut dapat mempercepat kerusakan sejumlah peralatan rumah tangga yang bersentuhan dengan air, termasuk mesin dan pompa.

“Kalau sekarang airnya terasa asin. Biasanya mungkin tidak terlalu asin seperti sekarang. Tetapi jelas berdampak kepada masyarakat, termasuk peralatan rumah tangga, mesin, pompa dan peralatan lainnya yang bisa menjadi lebih cepat rusak,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah provinsi ingin mulai menggeser pola penanganan dari respons darurat menuju pembangunan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan.

Krisantus meminta Bapperida Kalbar segera menyusun kajian pembangunan SPAM Regional yang dapat memasok air bersih untuk beberapa kabupaten.

“Ke depan saya meminta kepada Bapperida, yang tadi juga hadir, untuk segera membuat pengkajian bagaimana kita bisa memprogramkan satu SPAM regional yang dapat melayani beberapa kabupaten untuk menyediakan air bersih,” katanya.

Menurut Krisantus, kajian tersebut tidak boleh kembali ditunda karena persoalan yang sama terus muncul setiap tahun.

“Ini harus segera kita lakukan. Tidak bisa lagi menunggu-nunggu, karena persoalan ini terjadi setiap tahun,” tegasnya.

Siap Bawa Persoalan ke Pemerintah Pusat

Krisantus juga menyatakan Pemprov Kalbar siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari dukungan pembangunan infrastruktur SPAM.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya menemui kementerian terkait agar persoalan air bersih di Kalbar mendapat perhatian dalam pembangunan infrastruktur jangka panjang.

“Saya siap mendampingi, menemui kementerian di pemerintah pusat untuk memperjuangkan persoalan yang terjadi setiap tahun ini,” ungkapnya.

Menurutnya, pola penganggaran juga perlu mulai diarahkan pada pembangunan solusi permanen. Selama ini, anggaran banyak terserap ketika persoalan sudah muncul dan masyarakat membutuhkan bantuan air bersih.

“Daripada setiap tahun kita hanya mengeluarkan anggaran untuk penanganan, kenapa kita tidak mencari solusi jangka panjang untuk penyediaan air bersih, air yang tidak payau bagi masyarakat,” pungkasnya.

Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran PMI Kalbar, Bapperida Kalbar dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari koordinasi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus penjajakan solusi jangka panjang melalui SPAM Regional.

Tags: Air bersihdanauKalimantan baratkemarauKubu RayaPemprov KalbarPMItaman makam
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal
Kebijakan

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Next Post
Norsan Turun ke Lokasi Karhutla Pelang, Bawa Bantuan dan Makan Bersama Relawan

Norsan Turun ke Lokasi Karhutla Pelang, Bawa Bantuan dan Makan Bersama Relawan

Kabut Asap Selimuti Kayong Utara, Pemprov Kalbar Kirim Air Bersih dan Gelar Pasar Murah

Kabut Asap Selimuti Kayong Utara, Pemprov Kalbar Kirim Air Bersih dan Gelar Pasar Murah

Koperasi Merah Putih di Kalbar Hadapi Tantangan Geografis, Pemprov Tekankan Jangan Sekadar Bangun Fisik

Koperasi Merah Putih di Kalbar Hadapi Tantangan Geografis, Pemprov Tekankan Jangan Sekadar Bangun Fisik

Discussion about this post

Recommended

Resmikan Pastoran Santo Filipus Mentebah, Wagub Krisantus Titip Pesan Jaga Hutan dan Cegah Karhutla

Resmikan Pastoran Santo Filipus Mentebah, Wagub Krisantus Titip Pesan Jaga Hutan dan Cegah Karhutla

Truk Patah As Bikin Macet di Jembatan Kapuas Dua, Polisi Sentil Pengusaha Ekspedisi

Truk Patah As Bikin Macet di Jembatan Kapuas Dua, Polisi Sentil Pengusaha Ekspedisi

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

RS Mata Ayani Hadirkan Layanan Retina dan Mata Juling, Warga Kalbar Tak Perlu Berobat Jauh

Kalbar Masuk 4 Besar Nasional Indeks Demokrasi, Norsan: Demokrasi Harus Dijaga Bersama

Kalbar Masuk 4 Besar Nasional Indeks Demokrasi, Norsan: Demokrasi Harus Dijaga Bersama

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com