KAYONG UTARA – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Babul Mukminin, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7/2026), saat Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat.
Usai salat, ia menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) yang mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur, memakmurkan masjid, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan setelah dunia.
Dalam tausiahnya, Ria Norsan mengingatkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan yang sementara. Setiap manusia, kata dia, tengah menjalani perjalanan menuju satu kepastian yang tidak dapat dihindari, yakni kematian.
Mengawali penyampaiannya, Gubernur mengajak jamaah menjaga amalan-amalan yang memiliki keutamaan besar, termasuk shalat sunah dua rakaat sebelum Subuh. Ia menegaskan bahwa setiap nikmat yang diberikan Allah SWT patut disyukuri karena rasa syukur akan membuka pintu datangnya nikmat yang lebih besar.
“Barang siapa yang bersyukur kepada Allah, niscaya Allah akan menambah nikmat-Nya. Namun apabila kufur terhadap nikmat-Nya, maka sesungguhnya azab Allah sangatlah pedih,” ujar Ria Norsan mengutip firman Allah
SWT.
Ia kemudian mengajak jamaah merenungkan perjalanan hidup manusia yang terus bergerak, sebagaimana pergantian waktu salat yang tidak pernah berhenti.
“Manusia lahir, tumbuh menjadi anak-anak, remaja, dewasa, kemudian berkeluarga, memiliki keturunan, hingga akhirnya kembali menghadap Allah SWT. Tidak ada seorang pun yang dapat menghentikan perjalanan itu,” tuturnya.
Agar lebih mudah dipahami, Gubernur menyampaikan sebuah analogi sederhana. Menurutnya, ketika seseorang datang mengunjungi orang tuanya, kehadiran itu saja sudah membawa kebahagiaan.
Namun kebahagiaan tersebut akan semakin lengkap apabila sang anak datang dengan membawa sesuatu yang bermanfaat atau disukai orang tuanya.
“Begitu pula ketika kita menghadap Allah SWT. Hendaknya kita datang dengan membawa bekal berupa amal ibadah dan amal saleh yang telah kita persiapkan selama hidup di dunia,” katanya.
Menjelang akhir kultum, Ria Norsan mengingatkan bahwa ada tiga perkara tentang kematian yang sepenuhnya menjadi rahasia Allah SWT. Tidak ada manusia yang mengetahui kapan ajal tiba, di mana akan menghembuskan napas terakhir, maupun bagaimana keadaan ketika malaikat maut datang menjemput.
Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk tidak menunda melakukan kebaikan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan Allah SWT.
“Jangan menunggu waktu yang tepat untuk berbuat baik, karena kita tidak pernah tahu kapan waktu kita berakhir. Perbanyak amal saleh, tingkatkan ibadah, dan jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan kemakmuran rumah ibadah, Gubernur Kalimantan Barat juga menyerahkan bantuan secara simbolis dari Bank Kalbar berupa dana operasional masjid sebesar Rp25 juta.
Selain itu, disalurkan pula 100 lembar sarung, 100 mukena, dan 25 mushaf Al-Qur’an untuk Masjid Babul Mukminin.
Melalui kegiatan Subuh berjamaah tersebut, Ria Norsan berharap masjid tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun masyarakat yang semakin beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
















Discussion about this post