JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Provinsi Kalimantan Barat, mengajak seluruh keluarga besar IPHI untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kemabruran haji, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Ria Norsan usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPHI Tahun 2026 yang digelar di The CEO Building (Cilandak Executive Office), Jalan TB Simatupang No. 18C, Jakarta Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Mengusung tema “Menjaga Kemabruran Haji dengan Menjunjung Tinggi Nilai Kebenaran, Kejujuran, dan Keikhlasan untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa”, Rakernas IPHI 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja dalam mendukung pembinaan jamaah haji di Indonesia.
Dalam keterangannya, Ria Norsan menegaskan bahwa kekompakan dan persatuan merupakan modal utama bagi IPHI untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus menjaga semangat kemabruran haji sepanjang hayat.
“Pesan saya kepada seluruh jajaran IPHI yang hari ini melaksanakan Musyawarah Kerja, mari kita tetap kompak dan bersatu. Tugas IPHI adalah menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Haji yang mabrur balasannya adalah surga dari Allah SWT. Itulah yang harus kita perjuangkan, bukan keributan di dunia ini,” tegas Norsan.
Menurutnya, IPHI memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar menjadi wadah silaturahmi para alumni haji. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembinaan umat melalui kegiatan sosial, pendidikan, ekonomi, dakwah, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sebagai Ketua PW IPHI Kalimantan Barat, Ria Norsan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pengurus Pusat IPHI dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembinaan jamaah, baik sebelum maupun setelah menunaikan ibadah haji.
“IPHI harus hadir sebagai rumah besar bagi para haji untuk menjaga kemabruran, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan umat. Kami di Kalimantan Barat berkomitmen mendukung setiap program yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, PW IPHI Kalimantan Barat selama ini terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, sosial, dan dakwah sebagai implementasi nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemabruran tidak berhenti setelah kembali dari Tanah Suci, tetapi harus tercermin dalam sikap, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rakernas IPHI 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan program pembinaan jamaah, pemberdayaan UMKM binaan alumni haji, hingga percepatan digitalisasi layanan organisasi agar semakin efektif menjangkau anggota di seluruh Indonesia.
Ria Norsan berharap seluruh hasil Rakernas dapat menjadi pedoman dalam memperkuat peran IPHI sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan IPHI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang berkualitas, sekaligus membangun umat yang berakhlak, mandiri, dan sejahtera,” ajaknya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama PW IPHI Kalbar berkomitmen menindaklanjuti berbagai rekomendasi Rakernas IPHI 2026 ke dalam program kerja yang berorientasi pada pembinaan jamaah, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, IPHI diharapkan terus menjadi organisasi yang tidak hanya menjaga kemabruran haji sepanjang hayat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kemaslahatan umat.
















Discussion about this post