pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kalbar

Ria Norsan: Hutan Kalbar Tak Cuma Dijaga, Kini Bisa Jadi Sumber Cuan Lewat Perdagangan Karbon

Kawasan hutan berpotensi jadi sumber pendapatan baru

6 Juli 2026
in Kalbar, National, News, PEMPROV KALBAR
Ria Norsan: Hutan Kalbar Tak Cuma Dijaga, Kini Bisa Jadi Sumber Cuan Lewat Perdagangan Karbon
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Hutan Kalimantan Barat tak lagi hanya dipandang sebagai benteng pelestarian lingkungan. Ke depan, kawasan hutan juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah dan masyarakat melalui skema perdagangan karbon.

Hal itu ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, usai menghadiri peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub dan penyerahan Persetujuan Menteri Kehutanan terkait perdagangan karbon di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (6/7).

Menurut Norsan, Kalimantan Barat memiliki salah satu kawasan hutan terluas di Indonesia sehingga memiliki peluang besar menjadi pemain penting dalam perdagangan karbon nasional.

“Kalbar memiliki potensi hutan yang sangat besar. Ini bukan hanya tentang menjaga kelestarian alam, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui perdagangan karbon,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran Indonesia Forestry Carbon Hub menjadi tonggak penting dalam pengelolaan karbon yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. Melalui sistem tersebut, manfaat ekonomi dari jasa lingkungan hutan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar kawasan hutan.

Menurut Norsan, perdagangan karbon merupakan salah satu instrumen yang mampu menjembatani kepentingan pelestarian lingkungan dengan pertumbuhan ekonomi hijau.

“Kami ingin hutan tetap lestari, tetapi pada saat yang sama mampu memberikan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat dan daerah melalui mekanisme perdagangan karbon yang transparan dan akuntabel,” katanya.

Ia juga memastikan Pemerintah Provinsi Kalbar siap mendukung penuh implementasi perdagangan karbon di daerah, mulai dari memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat hingga mempermudah proses perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Raja Juli Antoni mengatakan peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub menandai babak baru pengelolaan perdagangan karbon sektor kehutanan di Indonesia.

Menurutnya, sektor kehutanan menjadi tulang punggung pencapaian target penurunan emisi nasional sekaligus target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

“Indonesia Forestry Carbon Hub bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan hutan Indonesia tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga menjadi aset ekonomi hijau yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Raja Juli.

Ia menjelaskan, platform tersebut akan menjadi pusat data nasional yang memantau penyerapan karbon dari kawasan hutan secara terintegrasi. Sistem itu juga dirancang untuk mencegah praktik double countingsekaligus meningkatkan kepercayaan pasar karbon internasional terhadap kredit karbon Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Hashim Djojohadikusumo menyebut Indonesia Forestry Carbon Hub sebagai bukti keseriusan pemerintah membangun ekosistem perdagangan karbon yang kredibel.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga mitra internasional.

“Masyarakat internasional kini mulai percaya bahwa Indonesia tidak hanya memiliki komitmen terhadap perubahan iklim, tetapi juga mampu menghadirkan implementasi nyata. Ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan karbon dunia,” pungkasnya.

Tags: gubernur kalbarHutanKalimantan baratPemprov KalbarRia Norsan
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Sekda Harisson: Mempawah Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Kalbar

Sekda Harisson: Mempawah Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Kalbar

Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Singkawang, Gubernur Norsan: Siap Cetak Generasi Unggul

Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Singkawang, Gubernur Norsan: Siap Cetak Generasi Unggul

Sekda Harisson Ajak Kader HMI Siapkan Diri Jadi Generasi Pemimpin Berintegritas

Sekda Harisson Ajak Kader HMI Siapkan Diri Jadi Generasi Pemimpin Berintegritas

Discussion about this post

Recommended

Tourists from Singapore are frequent users of Airbnb in South Korea

Empat Kabupaten Belum Dapat Bantuan Pusat, Pemprov Kalbar Salurkan Logistik untuk Warga Terdampak Karhutla

Empat Kabupaten Belum Dapat Bantuan Pusat, Pemprov Kalbar Salurkan Logistik untuk Warga Terdampak Karhutla

Ayah Luangkan Waktu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Momen Sederhana yang Sarat Makna

Ayah Luangkan Waktu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Momen Sederhana yang Sarat Makna

Karhutla TNGP Belum Padam, Norsan Siapkan Water Bombing

Karhutla TNGP Belum Padam, Norsan Siapkan Water Bombing

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com