PONTIANAK – Lampu lalu lintas di simpang Jalan Diponegoro-Gajah Mada, Pontianak, sempat tidak berfungsi setelah kabel penghubung perangkat tersebut dicuri pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.
Gangguan itu langsung ditindaklanjuti Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak dengan melakukan pengecekan dan perbaikan di lokasi.
Kepala Dishub Kota Pontianak Rendrayani mengatakan, petugas segera turun setelah menerima laporan mengenai lampu lalu lintas yang mati.
“Setelah kami cek, gangguan terjadi karena adanya kabel yang hilang akibat pencurian. Ini langsung kami tindak lanjuti karena menyangkut keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.
Menurut dia, gangguan pada lampu lalu lintas perlu ditangani dengan cepat, terutama di simpang yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat. Lampu lalu lintas yang tidak berfungsi dapat membuat pengendara kebingungan dan berpotensi mengganggu arus kendaraan.
Petugas Dishub kemudian melakukan penanganan teknis untuk memulihkan kembali fungsi lampu lalu lintas sekaligus memastikan kondisi di sekitar simpang tetap aman bagi pengguna jalan.
Rendrayani menyayangkan aksi pencurian tersebut karena menyasar fasilitas publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.
“Yang dirugikan bukan hanya pemerintah. Masyarakat juga terdampak karena fasilitas yang seharusnya menjaga keselamatan justru tidak bisa berfungsi,” katanya.
Ia mengajak masyarakat ikut mengawasi fasilitas lalu lintas, termasuk traffic light, kabel, panel, dan perlengkapan jalan lainnya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Dishub.
Laporan terkait fasilitas penerangan dan perlengkapan jalan juga dapat disampaikan melalui https://pju.dishubptk.com/laporpju.php.
“Kami berharap masyarakat ikut mengawasi. Kalau melihat hal yang mencurigakan di sekitar fasilitas lalu lintas, segera laporkan. Ini fasilitas bersama dan manfaatnya juga untuk keselamatan bersama,” ujarnya.
Dishub Kota Pontianak juga akan meningkatkan pemantauan terhadap fasilitas lalu lintas di sejumlah titik guna mengantisipasi gangguan serupa.
“Setiap gangguan yang menyangkut keselamatan lalu lintas akan kami tindaklanjuti secepat mungkin,” pungkasnya.
















Discussion about this post