pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home Kota Pontianak

Ayah Luangkan Waktu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Momen Sederhana yang Sarat Makna

14 Juli 2026
in Kota Pontianak
Ayah Luangkan Waktu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Momen Sederhana yang Sarat Makna
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK – Di antara hiruk-pikuk hari pertama sekolah, Senin (13/7/2026), ada pemandangan yang menghangatkan hati di sejumlah sekolah di Kota Pontianak.

Sejumlah ayah tampak menggandeng tangan anak mereka, mengantar hingga gerbang sekolah, lalu melepas dengan pelukan dan senyum penuh harap.

Bagi banyak keluarga, momen itu bukan sekadar rutinitas mengantar sekolah. Kehadiran ayah menjadi penanda bahwa perjalanan pendidikan anak dimulai dengan dukungan penuh dari rumah.

Indra, seorang sopir, menjadi salah satu ayah yang sengaja meluangkan waktu mengantar putranya yang baru memasuki kelas 1 di SDN 05 Pontianak. Kesibukan bekerja biasanya membuat kesempatan seperti ini jarang ia rasakan.

“Biasanya saya sibuk, jadi jarang sempat mengantar. Alhamdulillah hari ini bisa mendampingi anak di hari pertamanya sekolah,” ujarnya.

Menurut Indra, putranya sudah menunjukkan antusiasme sejak pagi. Ia bangun lebih awal, mengenakan seragam baru, dan tak sabar bertemu teman-teman serta guru di sekolah.

“Dia senang sekali. Bangun pagi dengan semangat karena hari pertama sekolah,” katanya.

Cerita serupa datang dari Efprizan yang mengantar putranya, Abi, mengikuti hari pertama di SMPN 1 Pontianak. Bersama sang istri, mereka membagi tugas mengantar anak-anak yang sama-sama memulai jenjang pendidikan baru.

“Yang satu baru masuk TK diantar istri, sedangkan Abi yang masuk SMP saya yang mengantar,” tuturnya.

Menurut Efprizan, gerakan ayah mengantar anak menjadi pengingat bahwa peran seorang ayah tidak berhenti pada mencari nafkah. Kehadiran di momen-momen penting seperti hari pertama sekolah juga menjadi bentuk dukungan emosional bagi anak.

“Kalau saya waktunya fleksibel, jadi tidak masalah mengantar. Bahkan setiap hari juga saya mengantar anak sekolah,” ucapnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah merupakan bagian dari upaya memperkuat pengasuhan dalam keluarga. Orang tua, khususnya ayah, didorong hadir mendampingi anak yang memasuki jenjang pendidikan baru.

“Hari ini bukan sekadar imbauan, tetapi bentuk kehadiran ayah dalam pengasuhan anak,” katanya.

Menurut Edi, momentum tersebut juga memberi kesempatan bagi orang tua untuk mengenal lingkungan tempat anak belajar, mulai dari ruang kelas, fasilitas, hingga suasana sekolah.

“Orang tua bisa melihat langsung kondisi sekolah sehingga terbangun kolaborasi yang baik antara keluarga dan sekolah dalam mendukung proses belajar anak,” ujarnya.

Ia menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi. Berdasarkan pantauannya, hampir seluruh orang tua mengantar anak mereka ke sekolah pada hari pertama.

“Hampir 100 persen orang tua hadir mengantar anak ke sekolah,” katanya.

Kepala SDN 05 Pontianak, Titi Falah, mengaku sekolah menyambut baik antusiasme tersebut. Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi orang tua yang mendampingi anak-anak mereka memasuki lingkungan belajar yang baru.

“Alhamdulillah orang tua sangat mendukung. Banyak ayah yang tetap menyempatkan hadir meski setelah itu harus bekerja,” ujarnya.

Titi menjelaskan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung selama lima hari. Selama kegiatan, siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan, seperti senam pagi, permainan edukatif, pengenalan warga sekolah, hingga penampilan minat dan bakat pada hari terakhir.

Momen sederhana di hari pertama sekolah itu pun menjadi pengingat bahwa kehadiran orang tua—terutama ayah—dapat menjadi bekal awal yang berharga bagi anak dalam memulai perjalanan pendidikannya.

Tags: KalbarPontianakSekolah
Admin

Admin

Related Posts

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah
Kota Pontianak

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan
Kota Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah
Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Next Post
Menjaga Rasa di Tengah Zaman, Kisah Warkop Langit Biru Pontianak Bertahan Lebih dari Setengah Abad

Menjaga Rasa di Tengah Zaman, Kisah Warkop Langit Biru Pontianak Bertahan Lebih dari Setengah Abad

Musim Buah Dongkrak Timbulan Sampah Pontianak 20 Persen, DLH Kewalahan

Musim Buah Dongkrak Timbulan Sampah Pontianak 20 Persen, DLH Kewalahan

Penguatan Kompetensi ASN, Sekda Hrisson Dorong Budaya Kolaborasi dan Integritas

Penguatan Kompetensi ASN, Sekda Hrisson Dorong Budaya Kolaborasi dan Integritas

Discussion about this post

Recommended

Iuran Rp16 Ribu, Manfaat Ratusan Juta: Norsan Tekankan Wajib BPJS Ketenagakerjaan di Proyek Konstruksi

Iuran Rp16 Ribu, Manfaat Ratusan Juta: Norsan Tekankan Wajib BPJS Ketenagakerjaan di Proyek Konstruksi

Aksi Massa Warnai Pengusutan 2.065 Balepress, Bea Cukai Kalbar Pastikan Kasus Terus Bergulir

Aksi Massa Warnai Pengusutan 2.065 Balepress, Bea Cukai Kalbar Pastikan Kasus Terus Bergulir

Google tracks location data even when users turn service off

Belajar dari Nol, Sarah Bangun Usaha Bibit Organik di Pontianak

Belajar dari Nol, Sarah Bangun Usaha Bibit Organik di Pontianak

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com