PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Menurut dia, Kalbar merupakan rumah bersama bagi masyarakat dengan latar belakang agama, etnis, budaya, dan tradisi yang beragam.
Hal itu disampaikan Norsan saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Tahun 2026 yang digelar Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (7/10/2026).
Norsan mengatakan, keberagaman harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, dapat dibangun mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Dimulai dari keluarga, kita membangun rasa saling menghormati. Dari lingkungan masyarakat, kita menjaga kepedulian dan kebersamaan. Dan dalam kehidupan berbangsa, kita memperkuat persatuan dengan menghargai perbedaan yang ada,” ujarnya.
Menurut Norsan, tema peringatan “Dengan Kebajikan dan Toleransi Membangun Harmoni Keluarga, Masyarakat dan Bangsa” relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Ia menilai kebajikan dan toleransi tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Norsan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan dialog dalam menghadapi perbedaan.
“Marilah kita rawat Kalbar sebagai rumah bersama, tempat setiap perbedaan dapat hidup berdampingan dalam harmoni, dan setiap kebajikan dapat tumbuh menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Norsan juga mengapresiasi MATAKIN Kalbar yang menggelar bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada panti asuhan.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus menunjukkan bahwa nilai kebajikan dapat diwujudkan melalui tindakan.
“Kepedulian seperti ini menjadi wujud nyata bahwa nilai kebajikan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Norsan berharap peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat di Kalbar.
















Discussion about this post