pontianakpop.com
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result
pontianakpop.com
No Result
View All Result
  • News
  • POP CULTURE
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • URBAN KOTA
  • OPINI
  • MULTIMEDIA
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
Home PEMPROV KALBAR

Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi

13 Agustus 2026
in PEMPROV KALBAR
Dapat Gelar Pangeran Nata Negeri Utama, Wagub Krisantus Serukan Pelestarian Budaya dan Toleransi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MEMPAWAH – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendapat gelar Pangeran Nata Negeri Utama dari Kerajaan Mempawah dalam rangkaian penutupan Festival Robo-Robo 2026 di Keraton Amantubillah, Mempawah, Rabu (12/8/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Krisantus mengajak generasi muda tidak hanya mengenal budaya daerah, tetapi juga memahami sejarah dan menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

Menurut Krisantus, pelestarian budaya tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga identitas masyarakat. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan akar sejarah di tengah perubahan zaman.

“Budaya itu penting. Masyarakat yang tidak menghormati budayanya, masyarakat yang tidak melestarikan budayanya adalah masyarakat yang akan punah ditelan zaman,” ujar Krisantus.

Ia mengatakan sejarah kerajaan-kerajaan Nusantara juga tidak boleh dilupakan karena memiliki peran dalam perjalanan terbentuknya Indonesia.

“Betapa hebatnya kerajaan-kerajaan masa itu mempersatukan Nusantara,” katanya.

Krisantus kemudian mengaitkan pelestarian budaya dengan pentingnya menjaga persatuan di Kalimantan Barat. Menurut dia, Kalbar merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, budaya, dan agama.

Perbedaan tersebut, kata dia, harus dipandang sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Kita di Kalbar ini adalah miniatur Indonesia. Mari kita bangun bersama Kalimantan Barat ini, mari kita cintai dan tumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap tanah tumpah darah kita ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghormati perbedaan yang ada.

“Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang dari dalam rahim ibunya bisa bercita-cita terlahir sebagai suku apa, budaya apa, dan agama apa. Itu anugerah Tuhan,” tuturnya.

Krisantus menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat. Ia bahkan menyatakan tidak akan mentoleransi kelompok maupun organisasi masyarakat yang berpotensi memicu konflik.

“Saya tidak ingin ketenteraman masyarakat Kalimantan Barat terganggu. Saya ingin Kalbar ini rukun, aman, dan damai,” tegasnya.

Robo-Robo Harus Terus Dilestarikan

Krisantus juga mengapresiasi pelaksanaan Festival Robo-Robo 2026. Ia menilai tradisi Robo-Robo merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Mempawah dan Kalimantan Barat.

Menurut dia, status Robo-Robo sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia harus menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk melestarikannya.

“Robo-Robo ini merupakan Warisan Budaya Takbenda yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yang harus menjadi kebanggaan kita,” katanya.

Ia berharap Festival Robo-Robo dapat terus berkembang, semakin meriah, serta mampu memperkenalkan budaya Mempawah dan Kalimantan Barat kepada masyarakat yang lebih luas.

Krisantus juga berharap festival tersebut ke depan dapat melibatkan lebih banyak kerajaan, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara.

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, dalam acara tersebut Krisantus turut mengapresiasi kondisi Keraton Amantubillah yang dinilainya bersih dan rapi.

Penutupan Festival Robo-Robo 2026 sekaligus Penganugerahan Gelar Kekerabatan Kerajaan Mempawah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Tags: KalbarKerajaanMempawah
Admin

Admin

Related Posts

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar
PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar
PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Next Post
Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Pasar Murah Digelar, Pemprov Kalbar Bantu Warga Hadapi Tekanan Harga Pangan

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

Empat Legenda Bulutangkis Indonesia Siap Sapa Pontianak

Remisi HUT ke-81 RI: 163 Napi di Kalbar Langsung Bebas, Dibekali Modal Usaha

Remisi HUT ke-81 RI: 163 Napi di Kalbar Langsung Bebas, Dibekali Modal Usaha

Discussion about this post

Recommended

Satpol PP Kembali Turun Tangan, Puluhan Layangan Disita dari Sejumlah Titik di Pontianak Utara

Satpol PP Kembali Turun Tangan, Puluhan Layangan Disita dari Sejumlah Titik di Pontianak Utara

Api Bisa Muncul Kembali di Gambut, Norsan Perintahkan Penanganan Karhutla Tak Kendur

Titik Panas Turun, Asap Masih Terasa, Pemprov Kalbar Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Sultan Pontianak IX Ajak Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih di Perbatasan Temajuk

Sultan Pontianak IX Ajak Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih di Perbatasan Temajuk

Women in Politics: Urgency of Quota System For Women In Regional Elections

Categories

  • BBM & Ekonomi
  • Culture
  • Entertainment
  • EVENT & HIBURAN
  • Event Lokal
  • Fashion
  • Festival
  • Finance
  • HUKUM & KRIMINAL
  • image
  • Kalbar
  • Kasus Viral
  • Kebijakan
  • Komunitas
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
  • Kota Pontianak
  • Kreator
  • Kriminalitas
  • Kubu Raya
  • KULINER
  • Lifestyle
  • MULTIMEDIA
  • National
  • News
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • Nongkrong
  • Opinion
  • PEMPROV KALBAR
  • Penegakan Hukum
  • PERISTIWA
  • Perspektif
  • Politics
  • PONTIPOP
  • POP CULTURE
  • RADAR KOTA
  • Rekomendasi
  • Review
  • Sports
  • Tokoh Lokal
  • Top News
  • Transportasi
  • Travel
  • Tren
  • UMKM
  • URBAN / KOTA

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United BBM Budaya Budget Travel Chopper Bike Dayak Edi Kamtono Ekspedisi Merah Putih gubernur kalbar Harisson Istana Negara Kabut Asap Kalbar Kalimantan barat karang taruna karhutla Kayong Utara Kebakaran hutan dan lahan kemarau Ketapang Krisantus Kurniawan Kubu Raya Landak Malaysia Market Stories National Exam Pekan gawai dayak Pemprov Kalbar perbatasan PLN Pontianak Ria Norsan Sambas Sanggau Sekda Kalbar singkawang Sintang Temajuk Visit Bali Wagub Kalbar WHW

Highlights

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Saksikan Daud Yordan Juara, Norsan Harap Jadi Inspirasi Generasi Muda

Daud Yordan Bidik Kemenangan KO atas Adore Torres di Pontianak

Parit Tokaya Dikeruk, Pemkot Pontianak Tambah Dua Pompa untuk Atasi Genangan

Pemkot Pontianak Mulai Benahi Kabel Semrawut, Siapkan Masterplan Utilitas Bawah Tanah

Trending

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla
PEMPROV KALBAR

Pemprov Kalbar Bidik Dugaan Pelanggaran Perusahaan Terkait Karhutla

by Admin
0

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperketat pengawasan terhadap perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan menyusul dugaan pelanggaran...

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Ria Norsan Bidik BPJS Ketenagakerjaan untuk Relawan Karhutla Kalbar

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Pertamina Batasi Pembelian Pertalite di Ketapang, Antrean BBM Diurai dari Dua Terminal

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Kantor Pos Lama Pontianak Disewa Investor, Edi: Bangunan Tak Boleh Diubah

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

pontianakpop.com

© 2026 www.pontianakpop.com

Navigate Site

  • Advertise
  • Tentang Kami

Follow Us

  • News
    • Kota Pontianak
    • Kubu Raya
    • Kalbar
  • POP CULTURE
    • Tren
    • Fashion
    • Nongkrong
  • HUKUM & KRIMINAL
    • Kriminalitas
    • Penegakan Hukum
    • Kasus Viral
  • KOMUNITAS DAN FIGUR
    • Tokoh Lokal
    • Kreator
    • Komunitas
  • URBAN KOTA
    • BBM & Ekonomi
    • Transportasi
    • Kebijakan
  • OPINI
    • Analisis Ringan
    • Esai
    • Perspektif
  • MULTIMEDIA
    • Foto Story
    • Shorts
    • Video
  • NGOPI (Ngobrol Pontianak Hari ini)
  • PONTIPOP
  • RADAR KOTA
No Result
View All Result

© 2026 www.pontianakpop.com