TELUK BATANG – Suasana hangat menyambut kedatangan Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kamis sore (30/7/2026).
Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat yang juga Bupati Mempawah, Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H., kunjungan kerja ini menandai dimulainya dua agenda penting Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, yakni pelaksanaan Program Gema Membangun Desa dan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, melalui prosesi pengalungan syal dan pantun Melayu yang mencerminkan kearifan lokal serta keramahan masyarakat pesisir Kayong Utara.
Tahun ini, Desa Teluk Batang dipilih sebagai pusat pelaksanaan Gema Membangun Desa karena telah menyandang status Desa Mandiri. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kalimantan Barat dalam membangun potensi daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat.
Dalam keterangannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa Gema Membangun Desa merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang menghadirkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara langsung di tengah masyarakat.
Program ini tidak hanya membawa berbagai layanan pemerintahan dan pembangunan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga.
Berbagai usulan, kebutuhan, hingga persoalan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi pemerintah sekaligus dasar penyusunan program pembangunan yang diupayakan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2027.
“Dari masyarakat, untuk masyarakat. Apa yang menjadi keluhan masyarakat Teluk Batang, silakan sampaikan kepada kami Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Insyaallah akan kami tindak lanjuti,” ujar Ria Norsan.
Ia menilai pembangunan akan lebih efektif apabila dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, Gema Membangun Desa menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan di Teluk Batang, Gubernur bersama rombongan dijadwalkan bertolak ke Sukadana untuk membuka secara resmi MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Ajang tahunan tersebut bukan hanya menjadi wadah syiar Islam, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persatuan, serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Teluk Batang dan Kabupaten Kayong Utara untuk bersama-sama menyukseskan Gema Membangun Desa dan MTQ ke-34. Semoga kedua kegiatan ini membawa manfaat, mempererat persaudaraan, serta menjadi penggerak kemajuan daerah,” tutup Gubernur.
















Discussion about this post