KETAPANG – Poskopi sukses mengukuhkan diri sebagai kampiun Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII Tahun 2026 usai menaklukkan Jaya Lestari dengan skor 2-1 melalui babak tambahan pada laga final di Lapangan Crisma Futsal, Sabtu (25/7/2026) malam.
Partai puncak turnamen yang memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang itu menyajikan duel sengit antara dua tim terbaik. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil menyerang dan saling menciptakan peluang di hadapan ratusan penonton yang memadati arena.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan. Pada momen penentuan, Poskopi berhasil mencetak gol kemenangan sekaligus memastikan trofi juara kembali mereka bawa pulang.
Keberhasilan tersebut semakin menegaskan konsistensi Poskopi sebagai salah satu tim terbaik di ajang Jurnalis Ketapang Cup. Di sisi lain, Jaya Lestari juga menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen dengan mampu melaju hingga partai final dan memberikan perlawanan sengit.
Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, mengatakan penyelenggaraan JKC yang kini memasuki edisi ke-12 merupakan wujud komitmen AJK dalam mendorong perkembangan olahraga, khususnya futsal, di Kabupaten Ketapang.
“Selama 12 tahun JKC terus kami selenggarakan secara konsisten. Turnamen ini menjadi bentuk komitmen AJK untuk ikut memajukan daerah melalui olahraga. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini tentu tidak lepas dari dukungan pemerintah, sponsor, dan seluruh pihak yang terus memberikan kepercayaan kepada kami,” ujar Theo.
Menurut Theo, Jurnalis Ketapang Cup bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, dan menumbuhkan sportivitas di kalangan masyarakat.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang Ricky Febriandi melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Ketapang, M. Nur Suryadi.
Ia menilai konsistensi Aliansi Jurnalis Ketapang dalam menggelar JKC hingga memasuki seri ke-12 patut diapresiasi karena mampu menghadirkan kompetisi yang berkualitas sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi futsal, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta membangun kolaborasi antara masyarakat dan berbagai lembaga. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Jurnalis Ketapang Cup Seri XII, Aliansi Jurnalis Ketapang kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kompetisi olahraga yang berkualitas.
Lebih dari sekadar pertandingan, JKC telah tumbuh menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet, mempererat kebersamaan, dan mendorong kemajuan olahraga futsal di Kabupaten Ketapang.
















Discussion about this post